Prolog

128 4 0
                                        

Tepat pukul jam 5 Pagi seorang perempuan bernama Aiota Michella Oliver sebut saja Aio , Tata, atau Vivi gak tau itu vivi panggilan darimana  . Ia bangun sangat pagi setelah ia melihat jam hp ternyata sudah jam 5 ia segera mandi dan bersiap siap untuk pergi ke sekolah .

Aiota sudah siap dan pergi menuju dapur membantu bi Sarah membuat masakan lagi ini.

"Selamat pagi bi " sapa Aiota ramah

"Pagi juga non Aio " Ucap perempuan yang umurnya kira kira suadah menginjak 40 yaitu bi Sarah

"Bibi udah Aio bilangin jangan manggil aku non panggil Aio aja " Omel Aiota , bibi yang melihat kelakuannya hanya menggeleng kepalanya.

"Kalau bibi memanggil nama non pake nama doang itu artinya gak sopan non , kan non majikan bibi " ucap bi Sarah.

"Kan majikan bibi papa buka Aio " ucap Aiota lagi

" Yasudah lain kali bibi lakukan " ucap bibi lalu tersenyum kepada Aiota dan Aiota hanya membalas senyum.

"Bibi masak apa ? Sini Aiota bantuin " Tawar Aiota

" Gak usah Aio biar bibi aja kan Aio udah siap nanti kalau bajunya kotor gimana ? " Ucap bi Sarah seakan akan menghipnotis Aiota , Aiota hanya menurut saja , ada apa dengan Aiota hari ini ?

"Yaudah bibi masak apa ? " Tanya Aiota

"Bibi masak ayam , tumis kangkung , omellete dan perkedel kesukaan Aiota dong " Ucap Bi Sarah

"Wawwww bi Sarah selalu tau kesukaan Aio " ucap Aiota

"Wawww ada apa ni pagi pagi putri  papa kok udah di meja makan ? " Sapa sang papa

"Wawww tuan Ransley mengapa anda baru bangun ? Ini jam berapa astagfirullah " ucap Aiota seraya menggelengkan kepalanya

"Sok bijak kamu Aio , sudah makan saja sana " suruh Ransley

"Selalu saja mengalihkan pembicaraan " misuh Aiota ternyata terdengar oleh sang papa

"Hayo Aio gak boleh ngedumel nanti dosa " ledek Ransley

"Ya Allah maaf kan Aiota , Aio gak bermaksud seperti itu papa nya saja yang seperti itu , maaf kan hamba mu ini yang masih polos " Aiota masih mengulang kata kata itu hingga karena suara nya seseorang terganggu tidurnya.

"Heh berisik tape " omel Zen

"Berisik kau , lagi berdoa ini biar gak dosa kan aku masi polos " ucap Aiota

"Polos dari mana ? Dari ujung sedotan  terus liatnya dari ujung Monas ? " Ledek Zen

"Berisik " omel Aiota

Jadi Aiota cuma punya ayah dan kakaknya , Zen Axel Oliver  Kaka laki laki Aiota dan Ransley Eliot Oliver papa dari Aiota.

" Lah kok Abang gak kuliah ? Cuti ? " Tanya Aiota

"Kepo"

"Ishh serius kak "

"Lah lu gimana tadi manggil gue Abang sekarang kakak "

"Lah yaudah si tinggal kasih tau , ribed amat "

"Iya cuti , kenapa ? "

" Gak Aio cuma nanya pelit amat "

"Heyyy kalian kenapa gak bertengkar "

"Nah kan papa mulai idoy "

"Kek tau idoy ? Siapa ya ? Ihhh yang difilm dunia tebolak bukan ? " Tanya Aiota ke Zen

" Iya kali gue gak pernah nonton " ucap Zen seraya menyuap makanan kedalam mulutnya

"Makannya jangan kebanyakan nonton anime jadi Wibu kan " ledek Aiota

Married With Pilot Where stories live. Discover now