THE LADY © Pstarra | 2019
Kesabaran sejatinya tidak memiliki batas. Namun beberapa orang menerapkan batasannya sendiri untuk porsi kesabaran. Ada kala satu kondisi dimana emosi manusia sudah melewati batas yang dimilikinya. Meledak tak terkendali, namun ada juga yang mempunyai kendali kuat.
PLAK
"Masih mengira ini candaan?"
"Tunggu, Key, demi Tuhan! Lucy dan aku hanya sebatas teman."
Keyna tertawa remeh, "Kau menyedihkan."
Sangat jelas si bajingan itu mencium jalang rabies di kencan perdana mereka. Hanya teman? sure.
"Kau menuduhku tanpa bukti! Jangan kira aku tidak bisa marah padamu!" nada suaranya meninggi, menunjukan kemarahan Erick untuk pertama kalinya.
Namun tatapan jengkel yang Keyna berikan, ia sudah teramat muak. Cukup pengkhianatan yang diterimanya, untuk kesekian kali hati wanita itu hancur. Keyna menggelang tidak ingin dengar alibi apapun.
"I'm done."
Tak peduli seberapa keras Erick memanggilnya Keyna terus melangkah jauh.
DUAR
Tiba-tiba muncul minumal botol dari langit, botol raksasa yang memiliki tangan, kaki, serta wajah.
"PANAS HATI AKIBAT DIBOHONGI PASANGAN?"
Keyna mundur perlahan, ia mengangguk sedikit parno.
"Y-ya?"
"MINUM NAISTEA! TEH HIJAU ALAMI YANG DAPAT MENDINGINKAN HATI, PIKIRAN, DAN EMOSI!"
Wajah wanita itu terkejut mendapati botol Naistea sudah berada di tangannya, dengan ragu Keyna meminumnya. Dalam sakali tegukan ekspresi wajahnya berubah. Bagai menemukan harta karun Flying Ducment, rasa puas dan candu untuk meminumnya lagi hingga habis dalam beberapa teguk.
"Arghhh, awesome!" pekik Keyna.
"TERBUKTI! NAISTEA, NO TIPU-TIPU! NO KW-KW! SEGARNYA ... AWEZOME!
Tak lama kemudian, botol itu kembali terbang bersama suara toa yang menggema. Keyna melanjutkan langkahnya sembari tersenyum sumringah.
.
.
"Yup dan ... selesai."
Tatapan puas serta acungan jempol didapatkan, "Nice guys, seperti biasa aku mencintai kalian."
Semua orang tepuk tangan sebagai apresiasi, tak terkeculi aktor kita yang masih memandang lawan mainnya. Namun sang pemeran utama wanita hanya mengangguk, matanya memicing tak suka karena tubuhnya terlihat kurus di layar. Ketiga kalinya ia menghela napas pelan kemudian kembali ke makeup room.
Dia mengambil kotak cincin yang terhalang foundation, masih utuh. Cincin perak berdesain petir dengan lima baris mata. Bukan berlian, hanya imitasi.
"Kau sengaja meninggalkan itu?" tanya Naruto.
Ini jadwal terakhir dan ia harus segara kabur sebleum Max menyeretnya kedalam pesta kolot. Entah bisa disebut pesta jika isinya hanya karoke hingga suaramu berakhir seperti kucing kejepit, oh jangan lupakan minum layaknya kerasukan hingga kau jadi jelmaan bangkai badak. Karakter Keyna dan Erick dalam film Ice Is Just A myth, ber-genre romance/comedy mereka laku keras begitu pula pundi-pundi yang didapat.
"Hanya orang bodoh yang mencurinya," ujar Sakura sedikit terkekeh. "Apa jadwalku?"
"Talkshow jam delapan nanti setelahnya free, kita punya tiga jam waktu luang. Makan malam dirumah?"
YOU ARE READING
The Lady
RandomNaruto mengundurkan diri setelah tujuh tahun menangani Sakura juga karirnya. Gadis itu tidak terima dan mulai banyak tingkah, jangan lupakan hubungan utang piutang pada salah satu pria biasa yang ditemuinya, Sasuke, si kasir swalayan. Full Revision ...
