Latashya putri cassanda aurora.
Ada kalanya mendung sangat di nantikan, ada kalanya memohon akan hangatnya bulan, dan kadang aku hanya ingin kamu hadir untuk mengerti dan menenangkan.
"Deeee banguuunnn woee kebooo" Yap teriakan Kaka gua 'Rio putra casario dinata'
"5 menit lagi Napa si" jawabku ketus karena masih nyaman dengan bantal dan guling karena malem ia terus saja memikirkan seseorang yang tak pantas di pikirkan .
"Lo abis nangis de semaleman?" Tanya Kaka gua dan langsung memegang muka gua di hadapan dia
"Apaan sih Lo engga ini gua abis nonton Drakor semalem" jawabku bohong dan langsung berjalan ke kamar mandi tapi tangan kekar menarik tangannya
"Loh bisa bohongin semua orang tapi loh ga bisa bohongin gua de" ucap kakaku memegang pundak ku dan menaikan daguku untuk menatapnya
Aku menatapnya , aku tidak ingin kaka ku tau kalo hati ini sedang hancur karena urusan rindu dengan seseorang .
"Jujur sama gua loh kenapa , disini gua juga rapuh liat lo rapuh , Lo masih punya gua disini , gua Abang lo , gua Kaka Lo , gua sayang sama Lo gua ga mau liat lo berubah jadi kaya bukan adik gua , jadi tertutup sekarang" ucap Rio Kaka latashya
"Maaf ka , bukan gua ga anggap Lo Kaka , gua rindu dia ka , karena papah gua benci liat cowo ka , semua cowo itu sama , sama sama gampang ninggalin , sama sama cuma bikin sakit hati " jawab latashya gemetaran sambil meneteskan air mata
"De dengerin gua ya , ga semua cowo itu sama , cowo yang ninggalin Lo itu cowo ga punya hati , jangan anggap semua cowo itu sama de , setiap cowo punya pemikiran dan hati yang berbeda jadi Lo harus pilih pilih kalo pilih cowo lagi dan jangan pernah mikirin cowo brengsek yang udah nghancurin adik gua sekarang" ucap rio meyakinkan adiknya yang terlihat rapuh atas khianatan kekasih lamanya dan perceraian papah mamahnya
"Sama brengseknya kaya papah" ucap latashya penuh dengan penekanan dan pergi begitu saja melewati Rio .
"Iyaudah mandinya cepetan , gua tunggu di bawah sarapan inget waktu kalo mandi jangan konser kelamaan" ucap Rio sambil terkekeh
"Gua tau perasaan Lo sekarang de , gua janji gua satu satunya cowo yang ga bakal bikin Lo sakit dan gua yakin pemikiran Lo sekarang itu salah dan pasti suatu saat nanti Lo bisa tau de mana laki laki yang tulus dan engga tulus" guman Rio sebelum meninggalkan kamar adiknya lastahya .
***
Latashya selesai mandi bergegas siap siap dengan pakaian putih abu abu nya
"Huft males dengan perkenalan lagi , nanti ujung ujungnya ninggalin lagi basi ew , lah Napa gua jadi bucin si benci banget " guman latashya dalam hati sambil melihat kaca "Perfect".
Latashya menuruni anak tangga
"Pagi" ucapku ke pada Kaka dan mama
"Pagi sayang udah cantik aja anak mamah , semangat ya , jangan mikirin hal yang ga perlu kamu pikirin , kamu hanya perlu belajar , urusann lain ga usah kamu pikirin ya sayang mamah " ucap cassanda mamahnya latashya dan Rio
"Iya mah " jawab latashya kepada cassanda
"Muka senyum kek di tekuk Mulu kusut amat kek baju belum di setrika" ucap Rio meledek latashya , tetapi latashya tak menghiraukan perkataan Kaka nya itu ia sibuk menelan roti yang ada di mulutnya .
"Gua udah selesai makan " ucap latashya memberi kode kepada Rio agar cepat untuk mengantarnya ke sekolah
"Iyaudah minum lah" jawab Rio yang sengaja membuat adiknya itu kesal
"Gua berangkat duluan , mah Tasya berangkat duluan" jawab latashya ketus karena kesal kepada Rio
Rio yang melihat tingkah adik nya yang berubah menjadi kesal kepada dirinya pun terkekeh dan menarik tangan adiknya agar tidak meninggalkannya duluan
"Iya kali bentar gua minum dulu gitu aja sewot " ucap Rio
"Iyaudah lepas ngapain sih loh demen banget megang tangan gua" ucap latashya kepada Rio
"Dari pada lo di pegang mantan lo mending di pegang gua " jawab Rio sambil menarik tangan adiknya dan langsung teriak untuk memberi tau mamahnya
"MAH RIO SAMA LATASHYA BERANGKAT DULU" teriak Rio yang langsung di jawab mamahnya dari arah belakang 'dapur'
"IYA SAYANG HATI HATI YA " jawab cassanda
***
Tiba di mobil , perjalanan pun hening tidak ada topik dan tidak ada membicarakan di antara Rio dan latashya . Mereka sibuk dengan pikiran masing masing .
Bantu vote ya ehe
terimakasih yang sudah meluangkan waktu untuk membaca
Jadikan membaca sebagai hobi , biar kalo gabut inget hobi membaca eheehe garing :v
YOU ARE READING
latashya
Teen FictionLATASHYA PUTRI CASSANDA AURORA' Hidupnya kini berubah drastis 180derajat Menjadi pendiam , dingin . Itu semua karena pecah belah orang tuanya. Orang tuanya yang berpisah karena ulah papahnya yang menyakiti mamahnya dengan berselingkuh . Terpaksa la...
