Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.

1. Kematian Rosma

26 0 0
                                        

____________________
-----------------------------------------------
Happy Readding 🤗 ------------------------------------------------
_

____________________________________________

Raza sedang memandangi sebuah foto keluarga yang merupakan satu-satunya kenangan keluarganya yang masih tersisa.

Disitu ada bapa, ibu, raza, dan juga adik Perempuannya yang sedang digendong oleh Rosma sang ibu.

Jika  orang melihat pasti semua akan mengira bahwa keluarga mereka adalah keluarga paling bahagia.

Tapi tanpa  kalian sadari semua itu hanyalah sebuah ilusi dan dugaan yang berbanding balik. Dibalik kebahagiaan itu, ada sebuah fakta yang sangat mengejutkan dan derita yang tidak akan pernah Raza lupakan.

Kematian Rosma yang begitu mengenaskan. Ivan yang dengan teganya membunuh sang istri dengan perlahan-lahan. Dari melakukan tindak penganiayaan hingga hilangnya roh dari dalam tubuh Rosma.

                                       ***
24 Mei 2001

"Jangan..... kumohon, kau boleh menikah dengan Linda. Asalkan kau jangan membunuhku. Kedua anak kita masih kecil. Mereka masih membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya. Kumohon".Teriak Rosma.

Rasa gelisah mulai menghampiri Raza. ketika Suara jeritan ibunya makin keras.
Saat Raza hendak keluar dari kamar iblis ini untuk mencari bantuan, tanpa sengaja ia menjatuhkan sebuah pot hias kecil dan membuat sang bapa menengok ke arahnya dengan tatapan tajam dan mengintimidasi.

Tapi akhirnya tatapannya itu melembut.
Dan dia hanya mengisyaratkan raza untuk diam dan saat raza sibocah kecil itu berlari keluar pun ivan tidak mencegah.

Mungkin, Ivan berfikir Raza hanya lah anak kecil yang tidak paham masalah orang dewasa.

Tapi bukankah seharusnya Ivan berfikir kalau Raza adalah darah dagingnya yang tentu saja beberapa sifat nya akan menurun pada Raza.

Kalau dia cerdas, Raza juga bisa lebih cerdas. Kalau dia licik, Raza bahkan bisa lebih licik dari dia.

Dan kalau dia jahat, kejahatan Raza juga bisa saja melebihi kejahatan bapanya. Itu yang perlu kalian catat.

Sekarang Raza, sudah berhasil mengumpulkan semua warga, akan tetapi bajingan itu sudah kabur entah kemana. Mungkin Ivan kabur saat Raza sedang berusaha mencari bantuan warga.

"Razaa. Nyawa ibumu sudah tidak ada". Teriak salah seorang warga.

Saat ini aku memang sangat sedih, tapi aku tidak menampakkan kesedihanku. Aku hanya meminta agar salah satu warga menghubungi pihak kepolisian.

Aku benar-benar ingin badjingan yang telah membunuh ibuku, menderita atau bahkan membusuk di penjara dan disiksa dengan sangat kejam hingga tak kenal ampun.

Detik ini aku berjanji dengan diriku sendiri. Aku akan menjaga adik Perempuanku satu-satunya dan akan membalaskan dendam dari setiap penderitaan yang ibuku rasakan.

Yashinta. Dimana dia sekarang?.

"Aghhh... sepertinya dia sedang dikamar ibu. Semoga dia baik-baik saja dan semoga tadi badjingan itu tidak melukainya." Gumam Raza.

Aku buru-buru menuju kamar ibu. Setelah ku buka kenop pintu terlihat adik ku sedang tertidur pulas. Aku mendekati adikku dan mengelus kepalanya dengan penuh kasih sayang.

"Dik, ibu sudah tidak ada. Ibu sudah disurga. Tapi kakak janji akan selalu menjaga kamu. Sekarang Kaka mau kebumikan jenazah ibu dulu".

Lalu aku beranjak dan kemudian menitipkan Yashinta ke bi nilam.

Death ListHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora