Satu (Bunda)

2K 167 230
                                        

Jangan lupa Vote & Komen ✨

-RAJAWALI EL LUWEY
-ELANG RA LUWEY

🍁

Pagi ini mendung, menandakan sebentar lagi sang hujan akan turun membasahi sebagian bumi.

Di tengah keramaian, banyak orang berpakaian hitam, mereka nampak sedang menaburkan bunga dan sebagian berjalan pergi meninggalkan pemakaman.

Tak beberapa lama hujan mulai turun, dua pria masih setia menatap gundukan tanah di depannya. Wajah mereka begitu mirip, hanya model baju mereka yang berbeda.

Di dalam gundukan tanah, bunda mereka tertidur pulas untuk selama-lamanya.

Salah satu pria yang bernama Rajawali memundurkan tubuhnya menyender di bawah pohon, air mata yang sudah menggenang di pelupuk matanya, kini ia biarkan keluar bercampur dengan air hujan.

Air mata Elang juga ikut keluar, tatapan kosong itu berubah menjadi tatapan penyesalan.

Elang mendekat ke makam, ia menerobos hujan yang deras. Ia berjongkok mengusap nisan yang bertuliskan nama dan tanggal kematian Bundanya.

Isakan yang memilukan mulai terdengar dari dua tempat, disertai suara hujan yang jatuh di sekitarnya yang membuat siapa saja yang mendengar pasti bisa merasakan sakit dan rapuhnya dua pria ini.

"Bunda, kenapa harus Bunda yang pergi? Elang sendiri sekarang, mereka pergi ninggalin Elang," seketika Elang memeluk gundukan tanah Bundanya, ia membayangkan yang dipeluknya adalah Bundanya.

"Bahkan Ayah juga membenci Elang," Elang memejamkan matanya, "Bunda tenang saja, Elang akan menerima setiap perlakuan Ayah, tubuh Elang akan kuat, Elang akan menyerah ketika Elang sudah lelah, mungkin sampai Elang tak bernyawa lagi," Ucap Elang lirih.

Elang mencium nisan Bundanya dan berjalan pergi menerobos hujan yang lebat.

Kini Rajawali yang mendekat, ia berjongkok kemudian memeluk nisan.

"Bunda tenang saja, Raja tidak membenci Elang kok, anak tersayang Bunda masih punya Kakaknya, yaitu Raja, jika Ayah menyakiti adik Raja, maka Raja akan berusaha berdiri paling depan melindunginya," Rajawali menghela nafas dan mengusap nisan Bundanya, "Mungkin akan ada cara kasar yang Raja lakuin, itu demi membuat Elang tidak merasa dikasihani, tapi percayalah Bunda, itu cara terbaik Raja." Rajawali berdiri kemudian berjalan pergi meninggalkan makam mengikuti Elang dari jauh.

--RaEl--

-Aku akan berbicara ketika tubuh dan hati ini sudah lelah dengan siksaan.
'Elang'

-Aku tidak ingin dinomor satukan, karna masih ada yang sama denganku, yaitu adikku.
'Rajawali'

🍁

TBC....
Semoga suka bagian awalnya, kalau suka aku lanjut.

Ig @srirmdani_
Jangan lupa votecoment dibawah😉

RAELWhere stories live. Discover now