Mungkin ini yang namanya Prolog

18 2 0
                                        

   Berjalanya waktu sering merubah segalanya. Waktu yang ilusi atau kita yang masih tertidur dalam heningya mimpi indah. Bulan merindukan mentari adalah suatu keajaban sejati. Meskipun itu penomenal yang sudah biasa. Namun kehadiranya tak direstui makhluk bumi. Begitulah nasib cinta yang berusaha ingin bersama namun untuk bersatu terlalu rumit. Meskipun sang waktu telah mengatur jalanya.
  
"Aku merindukanmu, aku selalu berdoa kepada yang menciptakan kita
Untuk bersama meskipun dalam sedetik"  itulah kata bulan.
Dan mentari selalu mendengar karena doa selalu tertulis di langit kelabu yang kadang berubah warna menjadi biru. 
 
"Bertemu bukan berarti kita akan bersama. Malam juga akan menjadi siang. Tapi apakah kamu mau setelah pergi untuk datang kembali."

Terkadang kekuatan doa lebih makbur dari pada kekuatan sihir yang katanya lebih manjur bernama rindu untuk temu. Bersama belum tentu bergandengan. Bulan punya prinsip itu, mentari juga. Apa kamu juga?

   
    
   

Seperti bulan yang ingin bersama mentariStories to obsess over. Discover now