Prolog

855 35 6
                                        

Happy reading☺

***

Kisah hidup dari seorang gadis yang bernama Zahra Aulya Rahman, ia sering dipanggil Zahra.

Ia lahir dari keluarga yang berkecukupan. Abinya bernama Rahma, beliau adalah seorang Pebisnis. Dan uminya bernama Diana.

Zahra mempunyai seorang kakak perempuan bernama Safira. Beda dengan Zahra. Kakaknya terlihat lebih pendiam dan sholehah dibandingkan dengannya. Bisa dikatakan sifat mereka jauh berbeda.

Usia mereka hanya selisih 2 tahun, Zahra yang masih duduk dibangku SMA yang tahun ini akan masuk kuliah dan Safira yang sudah berada dibangku perkuliahan.

Ada rahasia Zahra yang tidak ada satu orang pun yang tahu. Yaitu ia diam-diam mengagumi seorang Hafidz Qur'an yang sering siaran di Radio. Kebetulan mereka sama-sama saling mengenal di Komunitas Taufan (Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit beresiko tinggi lainnya pada anak). Mereka sesekali sering saling melempar candaan.

Mereka beberapa kali bertemu ketika datang mengunjungi anak-anak dirumah sakit. Tidak terlalu akrab namun sudah lumayan dekat.

Ia hampir tiap malam mendengar lantunan ayat dari Hafidz tersebut, menyalakan radio kemudian duduk manis mendengarnya.

"Lantunan Ayat suci darimu membuatku kagum untuk kesekian kalinya." ucapnya sembaring mendengar suara merdu dari siaran radio malam itu dengan tangan menumpu dagu.

Ia mengagumi Wildan Alimansyah seorang pemuda yang sering disapa Wildan. Saat itu Wildan Alumni diSMAnya. Dan Wildan dulu anggota Rohis.

Kita mana tau Hati akan tertambat kemana,
Bisa saja hari ini kamu berjumpa dengannya namun belum ada rasa padanya,
Tapi aku merasakan perasaan itu jauh sebelum ku bertemu dengannya.
Ya ia mengirim sapaanya melalui ayat suci Al-qur'an yang ia lantunkan dengan merdu sampai hati ini bergetar mendengarnya.

~Zahra

***

Terimakasih telah baca
Jangan lupa kritikan dan sarannya

ZAHRAStories to obsess over. Discover now