1 - kantin

115 10 1
                                        

Bel pertanda istirahat sudah berbunyi sejak lima menit yang lalu, kini murid murid kelas 11 IPA 2 sudah berpergian menuju kantin, yang tersisa hanya tiga orang perempuan saja.

Ya perempuan itu adalah Adiva Shakila dan kedua temannya yang sedang membereskan peralatan tulis mereka.

"Div cepet gue laper nih" ucap teman Adiva yang diketahui bernama Kanaya

"Sabar bentar lagi" sahut Adiva lalu memasukan buku buku ke dalam tasnya

"Lama lo div, ayo lah nay gc tinggalin si Adiva gue laper banget nih" jawab teman Adiva yang berambut pendek yang tak lain adalah Siska, teman Adiva sewaktu smp hingga saat ini.

Lalu Siska menarik tangan Kanaya paksa untuk meninggalkan Adiva yang baru saja menutupkan tasnya

"Woy Ica sialan, tungguin ini gue udah selesai" sahut Adiva lalu berlari mengejar kedua temenannya yang menuju kantin sekolah

Saat berlari untuk mengejar kedua teman temannya yang sudah tak terlihat lagi Adiva tak sengaja menabrak dada bidang seseorang hingga meringis kencang

"Awww" ringis Adiva lalu mendongak ke atas untuk melihat seseorang yang ia tabrak

Sial. Batin Adiva, laki laki yang ia tabrak  kini menatapnya dengan datar dan dingin lelaki itu adalah Raka sang most wanted sekolah

"Sorry sorry" ucap Adiva

"Jalan pake mata" jawab lelaki tersebut lalu pergi begitu saja dari hadapan Adiva

"Dimana mana juga jalan pake kaki kali! Yakali jalan pake mata, dasar cowok aneh" rutuk Adiva lalu pergi berjalan menyusul teman temannya

Sesampai nya di kantin iya celingak-celinguk ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan teman laknatnya itu.

Lalu ia melihat Kanaya dan Siska sedang asik melahap bakso pesanan mereka masing masing

Langsung saja Adiva berjalan menghampiri mereka

"Woy anjir lo malah enak enakan di sini, maen tinggalin orang sembarang aja lagi" ucap Adiva duduk di bangku yang kosong di sebelah Kanaya

"Lagian lo lemot udah sukur kita tungguin" celetuk Kanaya lalu meminum jusnya

"Temen kurang ajar emang" jawab Adiva lalu merebut jus milik Kanaya

"Eh buset itu jus gue dugong" ucap Kanya lalu memukul pundak Adiva, sedangkan yang di pukul santai saja sambil meminum jus milik kanaya

"Tau div punya orang asal ambil aja lo" sahut Siska yang sedang memperhatikan Adiva

"Gila gue aus banget ngejar lo pada, abis itu ya eh gue kaga sengaja nabrak si muka datar itu, apes banget gue hari ini" ucap Adiva

"Muka datar siapa si?, Mana ada yang punya muka datar" Tanya Siska

"Setan kali yang lo tabrak" celetuk Kanaya

"Itu si Raka kelas sebelah, mukanya kan datar banget udah kaya patung idup" jelas Adiva

"Njir si Raka yang ganteng itu Div?" Tanya Siska

"Itu mah lo beruntung bege bisa nabrak orang ganteng" kata Kanaya

"Semerdeka lo aja" jawab nya acuh

"Dih atuh emang bener ganteng sih apa lagi temen nya yan-" belum sempat Siska membalas tiba tiba saja suara riuh para siswi membuat ketiga nya menoleh ke sumber suara teriakan teriakan itu

"IH RAKA GANTENG BANGETTT"

"FAREL SENYUM NYA MANIS BANGET DONGGG"

"KEVIN IMUT BANGET SIHHH"

"YA TUHAN NIKMAT MANA YANG ENGKAU DUSTAKAN"

"AAA BEBEP GUE"

Saat ketiga nya menoleh ke pintu kantin ternyata di sana ada Raka dan kedua temannya

Raka Ardiansyah. Cowok yang sedang memasuki kantin bersama kedua temannya itu kini sedang menjadi pusat perhatian seluruh murid yang berada di kantin.

Tapi Raka hanya diam dan berjalan menuju tempat mereka yang berada di ujung kantin, berbeda dengan Raka yang hanya diam saja sedari tadi, kini Farel dan Kevin sibuk bercerita hal yang tak berfaedah sama sekali.

Lalu ketiga nya duduk di tempat mereka masing masing.

"Nasib jadi orang ganteng" celetuk Kevin

"Muka pas pasan aja belagu, kaga ada kaca di rumah lo?!" Tanya Farel sewot

"Dihhh, sirik tanda tak mampu" jawab kevin

"Bacot" ucap Raka

"Mampus lo, gc pesen makanan sono laper gue" jawab Farel sambil tertawa menang

"Ogah" ucap Kevin lalu pergi ke stand makanan yg berada di kantin

"Syaland" umpat Farel lalu menyusul Kevin, sedangkan Raka sibuk memainkan game yang ada di handphone nya tanpa mau  menoleh kepada kedua teman konyol nya yang sedang pergi memesan makanan.

*****

"Yaelah begitu doang rame nya ngalahin pasar" ucap Adiva malas

"Biasa lah fens fens alay" jawab Kanaya

"Yee lo kan ngefans sama mereka onta" sahut Siska

"Suka sih, tapi nggak sampe segitu nya juga kali. Mending ngefans sama Lee Minho" jawab kanaya santai

"Enak aja lo ngakuin pacar gue" ucap Siska 

"Udah lah yang adil itu dia suami gue" kata Adiva

"Enak aja lo" kata Siska dan Kanaya bersama

"Kompak amat belajar padus di mana?" Tanya Adiva santai

" Uhuk Uhuk... Anjir tenggorokan gue sakit, minum nay minum" ucap Siska sambil merebut minum milik Kanaya

"Abis aja udah ini mah minum gue" ucap Kanaya melas

"Beli lagi nay, holkay mah beda" kata Adiva

***

Bel pulang berbunyi, semua murid kelas 11 IPA 2 bersorak gembira karena bel yang di tunggu tunggu akhirnya berbunyi juga.

"Oke anak anak sampai sini dulu, besok kita lanjut kembali" ucap guru matematika yang diketahui bernama Bu Nada

Lalu guru tersebut berjalan ke luar kelas karena jam mengajar nya sudah selesai

Kemudian Adiva dan kedua temannya memasukan alat tulis mereka ke dalam tas nya masing-masing, lalu bergegas untuk pualang kerumahnya.

-AN-

Ini cerita pertama gue, maklumin aja ceritanya yang banyak kurangnya dan typo soalnya gue masih pemula :)

Jangan lupa vote dan komen hoho

Start: 20 Juli 2019
22.10 WIB

RakAdivaWhere stories live. Discover now