Author's pov
Kayleen savira junaedi yang baru saja memarkirkan motor matic kesayangannya segera menuju kelasnya. pagi ini suasana hati nya sangat bahagia terlihat dari wajah cantik nya terlihat dari tadi ia terus menerus menebar senyum terbaik nya. kenapa kayleen sangat terlihat begitu bahagia? ya dia terlihat sangat bahagia karena semalam dia baru saja dijodohkan dengan orang yang sangat ia cintai dari kecil.
flashback on
" Kayleen siap-siap ya, ada orang yang akan bertemu dengan mu" perintah mamah kayleen yang bernama savira.
"Emang kenapa mah? siapa yang akan datang?" tanya kayleen yang sangat kebingungan.
" Udah deh gak usah banyak tanya, kamu dandan aja yang cantik pasti kamu akan senang ketemu orang itu." jawab mamah kayleen lalu pergi meninggalkan anaknya yang masih kebingungan.
setelah lama berhias kemudian ia segera menemui orang tuanya yang sudah menunggu dilantai 1. malam ini kayleen sangat terlihat cantik ia menggunakan dress hitam selutut dan rambut panjang yang ia biarkan terurai dan dipadukan dengan make up natural yang membuatnya semakin terlihat cantik.
saat sudah sampai dilantai 1 kayleen hanya melihat kedua orang tuanya yang sedang mengobrol dan menikmati secangkir teh, dan dimana orang yang akan menemuinya. tak ingin berlama-lama dengan penasarannya kemudian kayleen segera menghampiri orang tuanya.
"Loh mah pah kenapa cuma ada mamah sama papah? tamu yang akan kesini mana pah mah?" tanya kayleen seraya mengedarkan penglihatannya keseluruh penjuru rumah.
"oh iya belum datang sayang, mungkin sebentar lagi". ucap papah kayleen
tak lama kemudian orang yang ditunggu pun datang. melihat siapa yang datang membuat kayleen diam membeku.
"Assalamualaikum juned" sapa seorang lelaki yang terlihat usianya sedikit lebih tua dari papah kayleen.
"Walaaikumsalam pak dirgan apa kabar nih" jawab papah kayleen kemudian memeluk lelaki itu yang merupakan tetangga keluarga kayleen waktu tinggal di rumah lamanya.
lelaki itu adalah ayahnya alfan. dahulu sebenernya alfan dan kayleen tetanggaan tapi karena papah kayleen ingin pindah rumah yang dekat dengan kantornya kemudian mereka pun berpisah saat itu usia kayleen yaitu 8 tahun dan alfan 11 tahun.
kemudian papah kayleen membawa mereka untuk duduk bersama kayleen dan mamahnya diruang makan. mamah dan papah kayleen menyambut mereka dengan hangat dan bahagia begitupun dengan kayleen.
melihat ternyata keluarga alfan yang datang membuat kayleen sangat senang bukan hanya karena keluarga alfan yang datang tapi yang membuatnya tambah bahagia adalah kedatangan orang yang sangat ia cintai sedari kecil yaitu alfan.
malam ini kayleen sangat bahagia tapi ia tak bisa memunculkan wajah bahagianya ia hanya tersenyum biasa saja tak seperti hatinya yang ingin keluar dari tubuh nya saking bahagianya takut orang yang ia cintai itu marah padanya.
kemudian mereka memasuki ruang makan lalu menyantap makanan yang sudah dihidangkan itu. saat makan malam tak ada satupun suara yang terdengar yang ada hanya suara sendok dan garpu.
setelah makan malam, dua keluarga itu pun memasuki ruang tamu. Sebenernya kayleen sudah merasa tidak enak, pasalnya lelaki yang ia cintai itu dari tadi hanya memasang wajah datarnya. Membuat kayleen ingin meminta papahnya untuk menyuruh keluarga itu untuk pulang karena takut membuat pujaan hatinya tambah kesal tetapi papahnya malah mengajak mereka ngobrol.
Disana terlihat mamahnya dan bunda alfan sangat akrab mengobrol begitu pun dengan papahnya dan ayahnya alfan. kini alfan dan kayleen hanya diam membisu dan kadang sebentar saling bertatap. setelah lama asik dengan kerjaannya masing - masing kini ayahnya alfan mulai bersuara.
KAMU SEDANG MEMBACA
you never lost
Teen Fictionsebuah cerita tentang gadis cantik bernama kyleen yang sangat mencintai lelaki bernama alfan kemudian mereka dijodohkan karena perjodohan itu alfan semakin acuh kepada kyleen Selain sikap acuh alfan kini masalah lain mulai berdatangan dimulai dari p...
