Semilir angin malam dan pemandangan langit luar sedang menemani gadis cantik berambut panjang agak bergelombang
Gadis itu termenung memikirkan hal apa yang akan terjadi lagi besok.
Ia malu terhadap dirinya sendiri.
Kenapa hati dan otaknya terus menolak untuk merubah dirinya sendiri menjadi lebih baik.
Tak lama ia termenung
seseorang mengetuk pintu kamarnya yang membuat dirinya terpaksa harus menghentikan aktifitas melamunnya tadi
"Natasha" panggil seorang wanita dari luar kamar natasha
"Iya mah buka aja,gak aku kunci" jawab natasha sedikit meninggikan suaranya
'Krett'
"Sha dibawah ada temen kamu" jelas dewi memberi tahu
"Palingan sharine iya kan mah?suruh ke kamar tasha aja" Tebak natasha tanpa memalingkan wajahnya yang sedang menatap langit
"Bukan,yang ini mama gak kenal" jawab dewi,mama natasha
Natasha akhirnya menatap mamanya kemudian ia berdiri dan turun ke bawah untuk menemui tamunya
Sampainya natasha di ruang tamu keningnya sedikit mengkerut melihat punggung seseorang yang sedang berdiri sambil melihat foto keluarga natasha
"Siapa ya?" Tanya natasha kepada seseorang yang sepertinya tidak ia kenali dari bentuk tubuhnya
Seseorang yang merasa dirinya ditanya akhirnya memutar tubuhnya menghadap natasha
"Pascal" kata pria yang sedang berdiri di depannya sambil melangkah mendekati natasha
"Hah?"
"Gue pascal" jelas pascal lagi
"Natasha,lo kenal gue?" Tanya natasha
"Gak sih" jawab pascal singkat
"Lah terus kalo lo gak kenal gue,ngapain lo kesini?lo juga tau darimana alamat gue?gue juga gak kenal lo" Tanya natasha sedikit sensi
"Santai,gue tetangga baru di sebelah rumah lo, jadi kata mama gue, besok gue berangkat sama lo karena gue belum kenal sama lingkungan sini" pascal menjelaskan setelah itu dia langsung membalikkan badannya dan keluar rumah natasha tanpa ingin mendengar celotehan gadis itu
"Anjir gila ya,gue belom jawab udah main pergi aja tuh orang,gapunya sopan santun dasar" umpat natasha setelah itu baru saja ia ingin memutar kembali badannya untuk kembali ke kamarnya namun..
"Hp lo" tagih pascal kembali masuk ke rumah natasha
"Hah?"
"Hp lo budek" ucap pascal lagi dengan nada dingin
"Heh tengil ya lo!ud--" belum natasha selesai bicara alih-alih pascal sudah merebut handphone yang sedari tadi digenggamnya
Kaget karena hal itu,spontan natasha ingin merebut handphonenya kembali
Tapi naas,ia benar-benar kalah tinggi saat pascal membawa handphone tersebut dengan tangannya yang ikut meninggi
"Balikin hp gue kampret!" Kesal natasha
"Password lo?" Tanya pascal
"Siniin hp gue" tak mendapat respon natasha kembali berusaha ingin merebut handphone nya kembali
'Sia-sia'
"Siniin dulu hp gue nya!"
Pascal hanya menaikkan sebelas alisnya
'Bangke' batin natasha
"Tahun lahir mantan" pasrah natasha
Cowok itu berdecih
"Cih,alay"
Natasha hanya mengumpat dalam hati 'ingin rasanya ia mencabik-cabik wajah pria itu'
Inilah hal yang membuat dirinya enggan memberikan password handphonenya,pria tersebut bisa saja menjadikannya guyonan
Dan percayalah natasha bukan seperti kebanyakan gadis diluaran sana yang kalau putus akan menangis dan gagal move on,jangan salahkan dia,toh memang tadi sore ia baru saja putus dengan kekasihnya
Eh ralat,sudah jadi mantan.
"Berapa?" Tanya pascal
"2002" jawab natasha
Setelah selesai dengan tujuannya pascal memberikan handphone itu kembali pada sang pemilik dan berbalik meninggalkan natasha yang masih mengumpat di dalam hati
Kali ini cowo itu benar benar pulang
"Si bangke bangke" umpat natasha pelan dan berbalik menuju kamarnya
-------------------------------------------------------------
#Tbc
Ini awalan ya gais
Gimana nih ceritanya?
Btw jgn lupa pencet bintang sama beri comment ya thnks:)
Ig : @nndazp_
YOU ARE READING
PASCAL
Teen Fiction"Siapa yang udah berani ngelakuin ini ke gue?!" teriak Natasha geram "Gue" jawab seorang siswa laki-laki dengan lantang dan tegas Natasha kaget, sungguh Tak lama, air menetes dari mata indahnya --- Highest Rank #Rank 2 in pascal #Rank 167 in bully #...
