Cuaca yang terik hari ini tidak menyurutkan semangat dua gadis cantik yang masih terlihat sibuk memasuki tiap toko yang ada di pinggir jalan.
Sakura haruno, gadis bubble gum dengan rambut pink sepunggung yang memiliki paras wajah yang cantik, sangat cantik malah. Memiliki kulit putih persolen tanpa noda yang terlihat sangat lembut jika disentuh, pinggang ramping dengan tubuh yang semampai, serta giok zamrud menyejukkan yang membuat sosoknya terlihat seperti bidadari. Gadis lembut ini berusia 18 tahun.
Yamanaka Ino, memiliki paras layaknya barbie dengan manik aquamarine dan rambut pirang yang panjang. Tubuh profesional yang seperti seorang model cukup menjadi alasan kenapa dia banyak pria juga menatapnya memuja, setelah gadis pink tadi tentunya. Gaya berpakaiannya selalu tidak ingin kalah dengan model-model yang sering ia lihat di majalah mingguan. Umurnya juga 18 tahun.
"Ayolah Ino-pig kita pulang saja. " Rengekan itu keluar dari bibir Kissable sakura.
"Tidak jidat pokoknya sebelum aku menemukan benda itu kita tidak akan pulang!" Ino memberikan pelototan nya sambil terus menjejali isi toko.
"Apa tidak bisa dicari besok saja pig?" Sakura masih setia mengikuti Ino di belakangnya.
"Sudahlah jidat rengekanmu itu menganggu konsentrasiku. Lebih baik kau bantu cari. " Ino tetap tak mempedulikan sakura yang mengekorinya, ia masih terus bersemangat menyusuri rak.
"Kita sudah mencarinya dari tadi tapi masih belum ketemu juga. Besok kan masih ada waktu, ayolah pig aku sangat lelah. Tidakkah kau kasihan pa–"
"Tidak bisa sakura-jidat, besok hari pertama kita masuk kuliah jadi tidak ada waktu lagi. Aku akan memberikannya besok pada Sai-kun. " Ino masih mempertahankan keinginannya.
"Kenapa harus memberikannya besok? Masih ada hari berikutnya piggy bodoh. " Sakura menghentak-hentakkan kakinya berharap Ino akan melihat kearahnya.
"Kalau tidak kuberikan besok itu bukan kejutan lagi namanya jidat bodoh. "
"Tapi kan–"
"Sudahlah, makanya kau cari pacar biar bisa paham. "
Satu
Dua
Tiga
"Piggy sialaaaaaaaaan!!!!"
-
-
-
-
-
-
"Kau memang benar-benar menyebalkan pig, " rutuk sakura.
Saat ini mereka tengah berada di apartemen sakura setelah hampir empat jam lebih keluar-masuk toko. Mereka duduk di karpet berbulu ditengah apartemen ini dengan sakura yang saat ini menatap sahabat pirangnya dengan tatapan 'aku akan membunuhmu'.
"Hehe kau ini sensian sekali sih jidat, apa kau tidak lelah dari tadi selalu mengumpat begitu. " Ino memakan hamburger nya lahap tanpa mempedulikan sakura.
"Bagaimana aku tidak marah, kau membawaku kebanyak toko hanya untuk mencari gelang benang inisial huruf 's' ini!? Tahu tidak penting begini aku tidak akan mau. " Sakura bersedekap dada sambil melihat gelang yang ada digenggaman Ino.
"Jangan marah jidat sayang.... Aku minta maaf ya?" Ino mengeluarkan tatapan memelas nya.
"Ck, lagian sebenarnya untuk apa kau memberi Sai kado segala sih Ino-pig. " Sakura menyerah dan melembutkan mimik wajahnya yang dari tadi terlihat tidak bersahabat.
YOU ARE READING
Give Up [SasuSaku]
Fanfiction"Aku lelah Sasuke-kun, aku lelah terus tersenyum pada orang-orang seolah aku adalah orang yang paling bahagia di dunia ini. Aku lelah dan aku akan menyerah karena bagimu sampai kapanpun aku tidak akan pernah lebih dari bayangannya....."~Sakura 'Sayo...
![Give Up [SasuSaku]](https://img.wattpad.com/cover/191339998-64-k713975.jpg)