Today is my birthday

2 1 0
                                        

[ Kamis, 9 Mei 2019 ]


Perkenalkan, namaku Ely. Seorang mahasiswi rantau dari Jawa Tengah yang maksa buat kuliah jauh dari rumah. Dan sekarang sedang dalam tahap skripsi yang entah kapan kelarnya. Uhukk--- (Tiba-tiba perut mules)

Ini ceritaku, berisi kegelisahan yang selama ini mengendap hingga belasan tahun. Karena aku seorang introvert.

Aku anak kedua dari tiga bersaudara yang kesemuanya perempuan dengan rentang usia cukup jauh. Terbiasa manja dirumah semasa kecil membuatku cukup selektif dengan orang baru. Dengan kata lain, aku cukup anti sosial (ada beberapa faktor yang membuatku ansos, tapi lain kali saja aku ceritakan). Dan aku punya banyak kegelisahan yang tidak dapat kubagi dengan sahabat bahkan keluargaku, karena.. entahlah. Aku enggan berbagi dengan mereka. Untuk alasan ini pula yang membuatku mencari wadah lain untuk mengeluarkan kegelisahanku itu.

Dan ya.. kita akan mulai dari hari ini. Hari ulangtahunku. Tidak ada bedanya dengan hari-hari biasa, hanya ada ucapan selamat dari kakakku dan beberapa teman sosial media yang sejujurnya aku tak pernah mengharap diberi selamat oleh mereka. 

Ada perasaan kecewa sebenarnya.

Kenapa orang tuaku tidak menelepon? Ah ya.. mereka terlampau sibuk demi aku kuliah. Bapakku seorang PNS guru SD, sedangkan Ibuku adalah pengusaha katering rumahan yang tidak memiliki asisten.

Aku paham itu. Tapi tetap saja rasanya  kesepian, jauh dari keluarga dan merasa terlupakan. 

Tapi harus kuakui. Aku sangat kekanakan. 

Aku bisa saja berinisiatif menelepon duluan. Tapi aku tidak melakukakannya.

Setelah bertahun-tahun terbiasa jarang berkomunikasi, aku jadi merasakan ada batas yang tebal antara aku dan orang rumah. Entahlah. Tetapi meski begitu, jauh di lubuk hatiku aku tetap menyayangi mereka. Sangat.

Tidak ada kado. Tidak juga surprise dari sahabat. I'm too indivual. Yeah.. aku punya teman dekat alumni MA sebenarnya, tetapi mereka bukan tipe yang peka dengan acara-acara semacam merayakan ultah. Aku sadar aku juga begitu. Peduli amat sih sebenarnya. Udah tua juga. Yah.. aku terus menanam mindset seperti ini dalam kepalaku.

Yang bikin aku nggak nyaman adalah pikiranku sendiri, yang menebak-nebak bagaimana anggapan orang terhadap aku, mahasiswi 23 tahun yang introvert, single, dan jarang berkomunikasi dengan keluarga.

Aku tampak menyedihkan.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 09, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

What's Wrong With Me?Where stories live. Discover now