Prolog

293 5 0
                                        

Untuk dia yang tak pernah bosan untuk ku pandangi, izinkan aku untuk selalu melihat bayangmu disetiap fikirku.

Untuk dia yang tak pernah lelah ku harapkan, izinkan aku tuk memendam perasaan ini terhadapmu.

Jika kau memang bukan untukku, ku belajar untuk ikhlas.
Ku akui, kita memang tak searah.
Ku fahami, kita tak akan mungkin bersama.

Rasa ini hadir padaku.

Aku bersalah, terlalu over dalam mencinta.
Aku yang khilaf, selalu salah dalam merasa.

Tak henti-hentinya ku panjatkan do'a, semoga diriku benar sebagai tulang rusukmu.
Diriku terus meminta agar rasa ini tak pernah salah.
Walau nyatanya, aku bukan siapa-siapa bagimu.
Walau keadaannya, aku tak tepat untukmu.

Kadang aku bertanya, mengapa bukan aku yang engkau cinta.
Mengapa bukan aku yang kau impikan.

Tak salahkan mencintai dirimu.
Tak salahkan, jika aku tak rela dirimu bersama yang lain.

Entah cinta ataukah nafsu yang ku alami.
Entah benar dirimu memang tercipta untukku, ataukah untuk wanita lain.

Terlepas dari semua itu, aku tak pernah tahu jalan yang terbaik. Ku hanya tahu apa yang ku inginkan.
Tapi Allah adalah sebaik-baik perencana.
Dan apa yang telah digariskannya tak mungkin merugikanku.
Dan apa yang ku inginkan, mungkin itu akan membawa derita untukku.

Dan untuk sekarang, ku pasrahkan semuanya pada-Mu Ya Robbi.
Ku percaya, cintaku takkan sia-sia.

Dan aku belajar untuk ikhlas,
Aku harus mampu menghadapi kenyataan apapun dihari esok.

Semoga aku dapat mencapai hatinya, lewat do'a yang terarah padanya. Sungguh aku menyayanginya.

Dan ku berharap, rasa ini memang karena Engkau Ya Allah.

Perasaan baru terhadap orang yang telah lama hadir dihidupku. Orang pertama yang membuatku terpana sejak pandangan pertama. Namun rasa itu baru saja hadir, entah karena terlalu sering bertemu, atau karena aku menemukan kehangatan didalam dirinya.
Perjumpaan memberikan kesan yang indah. Namun terasa pahit, karena kini ku terhalang antara jarak dan waktu.
Mengenalnya memberikanku satu pengajaran, iya... pengajaran tentang bagaimana untuk mencintai secara ikhlas. Walaupun aku sendiri belum yakin, bahwa aku sudah ikhlas jika dirinya tercipta bukan untukku.

Seindah Cinta El-Hafidzah [SELESAI]Stories to obsess over. Discover now