Chanzy area!!
Chanyeol dengan segala sifat dinginnya, yang juga memiliki kepribadian dewasa itu harus menikah dengan Bae Suzy. Seorang gadis bad girl yang tidak tau aturan.
Balapan liar, keluar malam, pergi ke klub, atau sebatas kabur dari rumah h...
Ups! Ten obraz nie jest zgodny z naszymi wytycznymi. Aby kontynuować, spróbuj go usunąć lub użyć innego.
CEO tampan yang memiliki sifat dingin namun sangat baik dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Chanyeol sangat sukses dan memiliki ketampanan yang sangat luar biasa. Para gadis ataupun wanita dewasa banyak yang berbondong-bondong untuk mengantri dan mendapatkan sekedar perhatiannya. Namun Chanyeol tidak pernah peduli. Terlalu acuh dan dingin, itulah tabiat seorang Park Chanyeol.
🌹Bae Suzy...
Ups! Ten obraz nie jest zgodny z naszymi wytycznymi. Aby kontynuować, spróbuj go usunąć lub użyć innego.
Gadis cantik yang tidak tau aturan. Sangat urakan dan termasuk salah satu bad girl di kampusnya. Balapan liar, klub malam dan minuman keras sudah menjadi makanan sehari-hari baginya. Hanya saja, ia tidak pernah memberikan keperawanannya kepada siapapun. Ia memiliki prinsip, Keperawanan-ku milik suamiku kelak.
Ayah Suzy dan ayah Chanyeol memiliki ikatan kuat, ikatan sebagai seorang sahabat. Namun saat Suzy mulai masuk kuliah, ayahnya meninggal dunia.
Sang ayah menitipkan Suzy kepada keluarga Chanyeol. Tidak, bukan tinggal bersama mereka. Hanya saja, seluruh biaya kuliah dan hidup Suzy serta ibunya di tanggung oleh mereka.
Namun tanpa di duga. Youngmi dan Sungjin, kedua orang tua Chanyeol meminta Suzy untuk mereka jadikan menantu.
Suzy tidak dapat menolak. Karena hutang budi dan bujuk rayuan sang ibu.
Akan bagaimana rumah tangga mereka?
Suzy dengan sifat keras kepala, bad girl dan tidak tau aturan itu. Harus menikah dengan CEO dingin macam Chanyeol.
***
"Taeha~ya"
Bae Taeha, ibunda Suzy itu menoleh pada wanita sebaya-nya. "Iya. Ada apa, Youngmi?"
"Kau tau bukan, jika Yoora pergi ke Amerika bersama suaminya."
Taeha mengangguk. Ia mematikan kompor, karena makanan yang ia buat untuk makan malam keluarga Park telah matang. "Aku tau. Lalu?"
"Kau sudah sangat jarang kemari. Aku kesepian." Youngmi kembali berucap. Taeha diam, mendengarkan dan memperhatikan apa yang akan di sampaikan Youngmi padanya. "Tidak bisa 'kah kau dan Suzy tinggal saja disini?"
Taeha terkekeh, lalu mengusap bahu Youngmi lembut. "Aku tidak keberatan, Youngmi. Tapi, apa kata tetangga. Kau memiliki seorang putra dewasa yang tampan, dan aku memiliki seorang anak gadis."
Youngmi terdiam sejenak. Memikirkan sesuatu yang mungkin akan membuat sahabatnya itu terkejut. "Kita nikahkan saja mereka." Celetuknya dengan mimik wajah serius.
Lagi, Taeha terkekeh anggun. "Jangan bercanda, Youngmi. Chanyeol sangat tampan dan mapan. Dia mungkin sudah memiliki seorang kekasih yang baik."
Youngmi menggeleng. "Tidak. Chanyeol tidak memiliki kekasih. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya di kantor. Sampai-sampai menikah tidak ada di dalam daftar agenda hidupnya."
Kali ini Taeha tergelak mendengarnya. "Benarkah? Kupikir Chanyeol sudah memiliki calon istri."
Youngmi kembali menggeleng. "Tapi~ apa Suzy mau menikah dengan Chanyeol." Ucapnya lemas.
Taeha menghela nafas. "Suzy bukan gadis penurut dan mudah di atur. Aku tidak yakin Chanyeol mau bersanding dengan putriku. Putramu itu sangat sempurna, Youngmi."
"Itulah kenapa kita nikahkan mereka, agar Suzy bisa mendapatkan seseorang yang bisa mendidik dan mengajarinya untuk menjadi gadis yang lebih baik lagi."
"Ayolah, Taeha. Masalah Chanyeol, dia pasti mau menuruti keinginanku."