Yon Jihan seorang gadis biasa yang terpuruk karena penampilannya. dia selalu merasa terintimidasi karena penampilannya. suatu hari ia berharap ia akan menjadi cantik dan disukai semua orang dan pada suatu hari ia menemukan sesuatu yang aneh dan tida...
Ada beberapa hal yang sangat orang dambakan di dunia ini. Mereka akan melakukan cara apapun untuk memilikinya. Termasuk aku
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Salah satu murid yang selalu mendapat tatapan rendah dan ejekan. Ya, aku cupu
Ada hal-hal sepele yang sangat di dambakan seseorang. Kecantikan tentu saja. Oh, ayolah itu hanya hal sepele tetapi mereka menganggapnya besar
Aku heran kenapa mereka terlalu memikirkan penampilan. Tidakkah mereka punya hati? Aku hanya ingin menggunakan kacamata bulat kesayanganku tapi mereka malah merendahkanku:(
Sudahlah lupakan saja. Isi pikiranku sangat tidak berguna disini. Yang terpenting adalah kau cantik dan juga kau tidak cupu maka kau akan memiliki banyak teman karena wajahmu enak dipandang. Korea selatan sangat aneh
Banyak sekali ungkapan jelek yang mereka berikan meskipun hanya lewat tatapan. Ada beberapa orang yang mengungkapkannya secara langsung tanpa memikirkan dampaknya
"Woi, kalo jalan tu jangan nunduk. Aku nggak bisa liat muka mu ni. Hahaha"
"Pffttt, jelaslah dia nggak pernah laku"
"Dia nggak pernah pacaran kan pasti?"
"CUPU WKWKWK"
Kusumpal telinga ku dengan earphone seperti biasanya. Telingaku kram mendengar semua ocehan-ocehan sampah seperti mereka
"Dia nggak cuci muka satu tahun atau mungkin satu abad ya?"
"Take my hand now you are the cuz of~"
Buk....
"Aw"
"Jangan nyanyi bego sakit telinga nih" ungkap salah satu murid baru cowo di kelas ku. Shino
Aku menarik nafas lalu menghembuskannya. Aku tak ingin aku jadi memiliki trauma. Ku dudukan bokong ku ke kursiku lalu kuperbaiki letak kacamata bulat besar ku
"Lama sekali jam pertama dimulai" gumamku
"Jihan"
Aku menoleh ke sumber suara. Ternyata teman di sebelahku sedang berkumpul lalu memanggilku
"Hah?" Ucapku
"Aku mau tanya dong" ucap Nayeon
"Iya? Kenapa?"
"Kamu pernah pacaran nggak?" Tanya Saeron
"Kamu pacaran paling lama berapa hari?" Tanya Nayeon
"Huh?" Aku berpikir
"Coba tu kalau nanya satu-satu. Dia bingung tu. Bego si jihan kali. Dia kan bego?" ucap Nayeon. Meskipun kata terakhirnya hanya berupa gumaman tetap terdengar:) 'bego si jihan kali. Dia kan bego?'