Gadis itu tengah berdiri sambil menatap lamat-lamat anak anak yang sedang bermain dan berlari lari, seketika mengingatkannya akan masa kecil nya yang mungkin tergolong bahagia? Daripada ia yang sekarang
“Ih taro nggak itu jorok pangeran!” Teriak gadis kecil yang tengah berlari karna takut akan serangga
“ngga mau ini nggak bahaya kok” kata anak kecil berkulit pucat yang tengah memegang hewan kupu-kupu .“Tapi itu kotor pangeran! Lepasin aja kalo enggak aku aduin sama raja ni!”
“Aduin aja aku nggak takut” kata pangeran sembari mendekatkan hewan tersebut pada gadis kecil itu
“RAJA!! PANGERAN NAKAL!!” ,sial. Sepertinya gadis itu tidak main2 akan ucapannya
“Huhh.. dasar tukang ngadu! Tuh udah aku lepas gausah teriak² lagi” ia mendegus kesal sembari melepas hewan tersebut
“Nah gitu dong jadi kan aku gak kesel lagi sama pangeran” gadis itu lalu tersenyum lebar “Huh iyaaa maafin pangeran, oh iya tapi harus janji ga akan pernah tinggalin pangeran karna pangeran iseng”
Sontak gadis itu tersenyum lebar lalu mengangkat kelingking nya
“Aku janji pangeran, aku gak akan tinggalin pangeran sekalipun aku kesel sama pangeran, lagi aku nggak bisa jauh dari raja kan aku suka sama dia” jawabnya dengan polos
Pangeran tersenyum lalu membalas jari kelingking gadis tersebut
“Kita sahabat sekarang, dan selamanya”
Lalu gadis itu tersadar kembali ke dunia nya dan memutuskan untuk pulang, tak terasa butiran butiran air jatuh dari langit
Oh, hujan.
Ini semakin membuat dia mengingat nya lagi, dan berharap semua terulang kembali
YOU ARE READING
My Prince And King
Teen FictionIni bukan tentang raja dan pangeran seperti di dunia donggeng, ini tentang rasa kecewa yang terpendam di karnakan oleh takdir yang ada
