"penasaran adalah sifat yang pasti dimiliki manusia. aku hanya penasaran, dan kau yang terlalu bawa perasaan"
«««««««««««««««««««««««««««««««««
"mau bareng?" ucap pemuda itu tanpa pikir panjang dan pasti langsung membuat muka Kesha mendadak merona karena melihat wajah tampan nya.
"eh, kita satu sekolah ya kak?" ucap Kesha terbata bata karena merasa sangat gugup.
"iya. lo tuh hama yang nyusahin gue tau ga?" ucap pemuda itu.
"emang aku nyusahin kakak gimana?" kata Kesha yang sedikit terkejutndan dengan menggunakan kata aku kamu karena berusaha sopan kepada kakak kelas.
"lah, lo ngapain jam segini masih di sekolah. udah sepi, bego banget setau gue ga ada eskul di hari pertama" ujar pemuda itu tak mau kalah.
"lah emang aku minta kakak buat nungguin aku?" ujar Kesha.
Pemuda itu terdiam beberapa menit kemudian langsung menaiki motor nya "cepet" kata pemuda itu.
"aku bareng kakak gitu?" tanya Kesha pada pemuda itu
"ya iya lah kalo bukan lo siapa lagi" ujar pemuda itu dengan nada yang sedikit meninggi.
"gausah deh kak, kakak juga kayak ga ikhlas gitu mending aku tunggu bis aja" ucap Kesha sedikit kesal.
"tapi gue ga nerima penolakan. cepet naik atau gue tinggal dan lo gabisa pulang" kata pemuda itu sambil menyalakan mesin motornya, "nama gue Vian" lanjutnya
Karena merasa takut tidak bisa pulang, maka dengan berat hati Kesha terpaksa harus bareng dengan pemuda bernama Vian itu.
🐈🐈🐈
"kak Vian emang tau rumah aku dimana?" bodoh nya Kesha malah mengajukan pertanyaan seperti itu.
"ga tau, nunggu lo bilang" kata Vian dingin sambil berceloteh di dalam hati nya betapa polos dan ceroboh nya gadis yang ada di tumpangan nya itu.
"rumah aku di perumahan puri indah 1 kak, no 29" Jcap Kesha memberi tau.
Vian terdiam beberapa menit dan mulai bicara "lo tinggal sama siapa?" tanya Vian.
"sama ibu ku kak" kata kesha sambil memperlihatkan wajah ceria nya.
Tidak butuh waktu lama, mereka berdua pun akhirnya sampai didepan rumah Kesha.
"makasih loh, kak Vian udh mau repot repot nganterin aku" kata kesha sambil membuat lengkungan di bibirnya.
"lo emang ngerepotin" ucap Vian singkat padat dan jelas namun menusuk.
Kesha kemudian berbicara lagi dengan memperlihatkan raut kesal nya yang menurut Vian ekspresi itu sangat lucu.
"kan aku ga minta kakak anterin aku, tadi juga kakak kok yang maksa buat aku mau dianterin sama kakak" ucap Kesha dengan wajah kesalnya.Vian menahan tawa nya melihat ekspresi Kesha itu.
"oh. siapa nama lo? dan lo gamau berterima kasih sekali lagi sama orang yang udah anterin lo?" mendengar itu, kesha semakin kesal kemudian Kesha langsung masuk kedalam rumah nya tanpa mengucapkan sepatah katapun.
Tanpa mereka sadari, sejak tadi ada yang mengikutin mereka dan memperhatikan mereka dari kejauhan.
🐢🐢🐢
"siapa ya namanya?" kata Vian berceloteh sendiri di dalam kamar nya.
Kemudian dia berniat bertanya pada sahabat nya satu satu nya yang sangat tau tentang segala hal tentang dirinya.
LINE
Dionputra_
P
Apaan? tumben
Lo tau nm adk kls g
Maksud lo gimana sih? adik
kelas yang mana?
Yg cntk rmbtny pnjg
Yang cantik banyak tai, apalagi
yang mulus 😆
Read.
Mungkin percuma saja menanyakan pada Dion yang memang otak nya agak kurang. Kalau pun memang dia tau pasti dia tidak akan mau memberi tau secara cuma cuma.
"dave, ayo makan dulu sayang, nanti makanan nya keburu dingin" teriak bunda Vian dari bawah. Vian tak menjawab apa apa dan langsung bergegas menemui bunda nya tersayang itu.
🐤🐤🐤
Sementara, di rumah Kesha ia sedang melakukan makan malam berdua bersama ibunya
"gimana hari pertama sekolah nak?" tanya Nessya penasaran.
"ya gitu deh bu" ucap Kesha sambil menunjukkan ekspresi kesal karena mengingat kejadian tadi.
"loh kok mukanya kesel gitu, ada apa? ayo dong cerita sama ibu" ucap Nessya sambil menyuapkan satu suapan nasi kemulutnya.
"masa nih ya bu, tadi pas Kesha lagi nunggu bis mau pulang ada kakak kelas yang tiba tiba nyamperin Kesha terus ngajak Kesha pulang, udah gitu ngajak nya maksa lagi padahal Kesha udah nolak, tapi ya gara gara dianya maksa terus dan bis nya juga ga dateng dateng akhirnya Kesha terpaksa deh ikut sama deh. Eh pas udah sampe rumah dia malah bilang kalo Kesha ngerepotin coba, kan ngeselin banget ya" kata Kesha kesal sambil memanyunkan bibir nya.
" yaudah itu bibir gausah dimaju majuin gitu ah,buruan kamu makanan nya" kata Nessya dengan kekehan kecilnya karena melihat tingkah anak putri satu satunya itu.
🐑🐑🐑
"gimana pun cara nya gue harus tau siapa nama dia" ucap vian pada dirinya sendiri.
***
YOU ARE READING
missing
Teen Fiction'kamu tak akan merasakan cerita tentang manisnya jatuh cinta, tapi kamu akan merasakan cerita tentang pahitnya mencintai orang yang salah'
