Dia

42 7 0
                                        


Dengarkan dasauku wahai lara
Aku menolak pergimu yang tak mampu ku sambut

Lirih itu mengapa masih kau simpan?

Lirih itu masih kau simpan, bukan?

Berkilahlah lagi
Aku tak peduli

Ketaksaanmu mengambang
Jejak-jejak tawa itu tersapu hujan kemarin sore
Kau pergi lagi
Hiraukankan saja kepak sunyi yang lebih menarik itu

Nyatanya kau memang ambigu
Hitamku yang ambigu
Kau yang ambigu
Bukan
Kitalah yang ambigu

🌵🌵🌵

MelankoliaWhere stories live. Discover now