Audrey Emilia; 10 November 2018
Wangi kopi ditemani dengan roti mentega mengalir masuk ke dalam hidungku. Teringat kisah kasih indah di masa SMA, bersama seorang laki-laki bodoh nan garing yang menghias masa SMA yang membosankan, menjadi masa-masa indah dalam hidup.
Dia yang selalu membuatku tersenyum di hari yang menyebalkan, dan selalu membuatku kesal di hari yang menyenangkan.
Dia yang selalu membantuku saat terjatuh, namun menertawakan ku terlebih dahulu.
Aku sudah tidak sabar bernostalgia.
Tunggu,
aku ingin ke toilet.
