Pain 3

3.7K 354 7
                                    

Up wankawan.

Janganlupa Vote ya, kalau Coment itu suka-suka kalian aja.

Happy reading.

*   *   *

Changkyun pov.

Sekarang sudah hampir pukul 1 dini hari dan kafe tempat aku dan jihyon berkerja baru saja tutup.

"Jinhyonie mau langsung pulang atau tudak?" tanyaku pada jihyo yang baru selesai mengunci kafe.

"Langsung pulang aja oppa, kan besok kita harus sekolah." jawabnya

Aku hanya mangut-mangut.

Yah lagipula mau kemana juga jam segini?

"Tapi kayaknya oppa gak usah sekolah aja deh besok..."

Aku langsung menatapnya bingung.

"Wae?"

"Karena oppa harus istirahat."

Ia tiba-tiba meletakkan punggung tangannya di keningku.

"Dan suhumu lumayan." lanjutnya.

Aku ingin menyangkal sungguh. Tapi jihyon ada benarnya karena aku bahkan mencoba untuk meneman rasa pusingku sejak tadi.

"Baiklah, tapi jihyonie harus mengijinkan oppa besok ok?"

Aku membuat tanda 'ok' dengan jariku 👌

"Ne."

*   *   *

Skip.

*   *   *

Aku baru tiba di rumah sederhanaku setengah jam kemudian.

Cklek.

"Aku pulang~"

Aku tau memang tak ada siapapun di rumah karena aku memang  sudah sendirian sekarang semenjak kecelakaan yang merenggut omma dan appa ku  dua tahun lalu.

Tapi entah mengapa tau mungkin sudah terbiasa aku selalu melakukan itu setiap pulang.

Bruk.

Aku mendudukan diriku di sofa menyandarkan tubuhku dan mencoba memejamkan mataku.

Tidur.

Kenapa aku tak tidur di kamar?

Jawabannya adalah aku tak punya banyak waktu untuk itu.

" ini dimana?"

Tempat ini sangat asing untukku.

Aku berada di sebuah taman atau hutan? Aku tidak tau karena disini banyak pohon-pohon tinggi tapi banyak juga bunga-bunga yang indah dan kurasa bunga-bunga itu tumbuh dengan alami.

Krek.

Aku menoleh saat mendengar suara ranting yang terinjak sepertinya.

Deg.

Pandanganku bertemu dengan seorang namja-

"Jo-jooheon?"

Itu jooheon dan ia berjalan melewatiku seolah tak melihat keberadaanku.

Ia berjongkok di dekat hamparan bunga kecil berwarna ungu itu  memetiknya satu lalu kembali berdiri.

Entah aku salah lihat atau apa tapi bahu itu bergetar saat ia memperhatikan puncuk bunga di tangannya.

Pain 'Jookyun'Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang