Prolog

103 11 10
                                        

2 tahun yang lalu..

Gadis kucir dua yang berpakaian seragam sekolah dengan atasan putih dan bawahanya rok biru itu sedang berlari kecil menuju tempat parkir untuk menemui seseorang, seseorang yang selalu mengisi hari harinya.

"Raka nungguin ara lama ya? Maaf ya ka, Ara tadi bantuin bu diaz dulu buat bawain buku bukunya". Ujar gadis berkucir dua itu dengan mengerucutkan bibirnya karna merasa bersalah.

"Iya gapapa ara, raka ga bakal bosan kog nungguin ara berjam-jam, bahkan berbulan-bulan raka siap". Balas si laki laki yang saat ini sedang bersama sahabat sekaligus pacarnya dengan kekehan kecil.

"Ih dasar raja gombal". Balas ara dengan muka juteknya.

"Iyaa tapi kan raka gombalnya cuma buat ara satu satunya cewek spesial di hati raka". Ucap raka dan tangannya yang kini mencubit pipi tembem ara. Dan membuat pipi gadis itu bersemu merah karena kata kata raka.

"Ciee pipi nya ara merah, ihh gemes deh sama ara sayang". Lanjut raka yang terus menggoda pacarnya itu. Dia memang suka menggoda ara, bagi raka kekesalan ara adalah kebahagiaan untuk raka.

"Ck apaan sih udh deh ka, ayo pulang ara udah capek nih" balas ara dengan mengembungkan pipinya karena kesal, kebiasaan ara saat kesal.
"Iya iya, Siap princess" balas raka seraya hormat kepada ara dan membuat gadis itu tertawa karena melihat tingkah kekasihnya itu yang menurutnya konyol.

Dan setelah itu ara dan raka berjalan kaki bersama karena rumah mereka yang dekat dengan sekolahan.

........

Di sebuah taman kecil kini ada sepasang kekasih yang saat ini sedang duduk bersama menikmati senja di sore hari.

"Varo kalo suatu saat nanti aku bosan sama kamu apa yang akan kamu lakukan?" tanya gadis berambut hitam dan lurus yang kini sedang duduk bersama kekasihnya itu.

"Kamu kenapa bicara seperti itu, apa saya ini membosankan ya di mata kamu" ujar laki laki yang saat ini duduk bersebelahan dengan gadis yang berambut lurus itu, ya dia itu Alvaro kevandra. Kekasih gadis berambut lurus itu dia bernama Aletta firania.

"Enggak, kamu ga pernah membosankan kog justru aku malah bersyukur punya pacar most wanted kayak kamu yang di gilai banyak wanita di sana" ujar letta dengan senyum manisnya.

"Tapi kenapa kamu tanya seperti itu sama saya, saya jadi takut kalo kamu bosan dengan saya dan cari cowok lain yang lebih sempurna".balas alvaro yang kini sedang menatap kekasihnya itu.

"Maap varo, aku cuma takut aja kamu bosan sama aku. Lagian mana mungkin aku cari cowok lain, bagi aku kamu itu udah sangat sempurna di mata aku" ucap gadis itu dengan senyum yang merekah menghiasi wajah cantiknya itu.

"Kamu itu dunia saya,Saya gak mungkin bosan dengan dunia saya ini"ujar alvaro dengan tangan kanannya mengusap pipi gadisnya itu dengan lembut.

"Makasih udah mau mencintai gadis cengeng sepertiku"bisik aletta di telinga kekasihnya itu.

"Saya sayang kamu Aletta Firania" ucap alvaro dengan menekankan kata aletta firania.Dan membuat pipi gadis itu bersemu merah

Dan disinilah di taman perumahan komplek rumah aletta. Sepasang kekasih ini sedang berbahagia.

ALARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang