00. Perkenalan

20 1 0
                                        

   Di suatu tempat di Indonesia, terdapat empat anak popular di sekolah karena keistimewaan tersendiri. Mereka adalah....

Kagayaki Lee
"Karena gue nggak mau mereka ngerasain hal yang lebih buruk dari yang pernah gue rasain."

   Model berdarah Korea - Jepang yang tinggal di Indonesia karena pekerjaan ayahnya. Jangan tertipu dengan keimutannya, karena dia bisa berubah menjadi lelaki tampan dan sexy secepat petikan jari.

   Aga terkenal tidak hanya karena dia seorang model papan atas, dia juga kelewat baik. Sikapnya sopan, ramah dan jarang marah — mungkin tidak pernah? —, dia juga anggota OSIS di bagian olahraga.

Clarissa Ananda
"Walau nggak permanent, seenggaknya aku bisa ngelupain masalah aku buat sementara dengan game."

   Tidak ada yang tahu bahwa Clarissa Ananda, cewek imut, pendiam dan anti-sosial adalah Kiru, gamer kelas Asia yang sering memenangkan turnamen game dan popular akan kecerdikannya saat bermain. Mereka bahkan tidak menyadari kalau Rissa seorang K-Poper sekaligus Wibu.

   Rissa terkenal di sekolah karena kepintarannya, jadi jangan bosan kalau nama dia terus disebut dalam pengumuman nilai tertinggi seangkatan. Dia pintar dalam matematika, IPA, dan Bahasa, dia bahkan menguasai lima bahasa — Indonesia (pastinya), Inggris, Jepang, Korea, dan Spanyol. Semua bahasa yang dia kuasai, diajarkan oleh teman game-nya dari seluruh dunia.

Ekagita Oktavia
"Kalo gue lihat orang senyum atau ketawa, entah kenapa gue suka ikutan seneng dan mood gue jadi naik."

   Skateboarder lokal yang sudah dikenal manca negara karena trik skateboardnya yang khas dan booming. Jangan mengira dia tipe anak yang sering dipanggil ke ruang BK, dia anak yang super ramah dan pasti bisa membuat kalian tertawa.

   Karena skill skateboard dan lawakannya, dia termasuk terkenal juga. Dia juga terkenal karena cintanya dengan warna hijau, semua barang yang dia miliki berwarna hijau — skateboard, baju, tas, semuanya!

Ricky Geovander
"Berkomunikasi dengan kalian memang sulit, tapi saya bersyukur kalian mau menjadi teman saya."

   Seorang teman tuli yang ramah dan imut. Senang mengeluarkan apa yang dia pikirkan dengan menggambar, melukis, dan kadang menulis. Dia berusaha sebaik mungkin untuk berkomunikasi dengan orang sekitar — dia sudah diajarkan untuk berbicara verbal sejak SD dan cukup fasih, tapi dia lebih nyaman berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

   Karena keterbatasannya itu, dia cukup terkenal di sekolahnya. Tidak hanya itu, hasil karyanya — gambaran, puisi, dan cerpen — juga sering ditampilkan di mading sekolah. Dia juga suka diikutkan lomba untuk mewakili sekolah dibidang poster, karena di situlah keahlian aslinya.

   Apa mereka saling kenal? Belum. Apa mereka memang popular sejak dulu? Tidak juga. Tapi, mungkin jika kalian lanjut membaca ini, mereka akan bertemu di suatu saat dan mengetahui apa yang mereka lalui hingga menjadi seperti ini.

•°•.×.•°•

BulletproofStories to obsess over. Discover now