Untuk seseorang yang masih senang hadir di ingatanku, akan aku ceritakan sesuatu padamu.
Cerita tentang sebuah kebenaran yang tak pernah kau tau, tidak berwujud dan tidak teraba. Tentang dendam yang tumbuh dibalik kata cinta. Dan, akulah gadis penunggu jarum jam akan berputar mundur.
Rasanya seperti tidak mungkin terjadi...
Kadang, hadir rasa sesak didalam dada, menyesakkan dada, membuat jantung berdegup lebih kencang dari sebelumnya, dan seolah-olah membuat aku terngiang-ngiang oleh kepergiannya. Pedih.
Rasa itu..
Tak pernah padam meski sudah diguyur air sebanyak lautan. Tak pernah hilang meski sudah di pendam dalam-dalam.
Tanpa hadir-mu, sepi.
Meskipun sudah ku tutupi dengan rapat senyumku. Sudah kujalani hari-hari dengan bahagia pura-puraku. Kurasakan abu-abu dalam hari-ku. Dunia yang kemarin kutemui penuh warna seketika berubah penuh rasa sesal.
Kau seperti senja
Penuh pesona yang
Membuat ku terlena akan
Suasana kehadiranmu. Itulah sedikit dari berjuta pandanganku kepadamu.
Percayalah...
Tidak ada seorang pun yang ingin menyembunyikan cinta dibalik dendam, bukan?
Tidak ada seorang pun yang ingin menyembunyikan luka dibalik senyum yang terlihat bahagia, bukan?
Tidak ada. Tapi itulah yang kulakukan saat ini.
Begitu juga perihal melupakan
Ahh,
Bagaimana bisa aku melupakan-mu?
Bagaimana mungkin aku tidak mengingat-mu?
Bagaimana mungkin hal-hal mustahil itu bisa kulakukan?
Tidak. Aku tidak pernah berusaha melakukan itu.
Kasih-ku yang dulu, ada sesuatu hal yang ingin kamu tahu namun belum sempat kuberitahu. Dibalik singkatnya cerita ini akan aku katakan sesuatu yang sejak dulu ingin aku sampaikan, namun tak sempat aku sampaikan karena saat itu juga kamu menghancurkan segalanya.
Termasuk aku.
Bersamamu atau tidak, aku harus tetap baik-baik saja.
Ah salahhh!
Bersamamu atau tidak aku harus tetap terlihat baik-baik saja.
Dan satu lagi, perihal rindu
Ingin bertemu, ingin menyapa mu, ingin berbincang denganmu. Sebuah keinginan yang mungkin akan menjadi mustahil untuk gadis seperti-ku.
YOU ARE READING
PISITE
Teen FictionAku adalah 1 dari beribu gadis malang, tak tau arah pulang, dan pengharap waktu bisa diulang. Pisite. Tulus, itulah artinya. Aku terinspirasi dari bahasa Bosnia. Tulus. Dalam hal apapun, kekuatan-ku hanya sebuah ketulusan. Tulus mencintaimu misa...
