Kring...Kringgg...Kringggg.... Nada dari jam alarm pun berbunyi untuk yang kesekian kali nya, namun Dhanie masih saja terlelap dan beberapa jam kemudian seketika dia kaget terbangun dan langsung memeriksa hape nya. Ternyata sudah banyak pesan dan panggilan tidak terjawab, hari itu adalah hari pernikahan salah satu teman kuliahnya Dhanie.
"Sial.. sudah jam segini, kenapa alarm ini tidak berfungsi sih." Ucap Dhanie sambil bergerutu kepada si alarm.
(Kamu nya saja yang kebo kalau tidur susah bangun, sahut si Alarm. Andai saja dia bisa bicara)
Dhanie pun bergegas dan langsung menghubungi temannya.
"Halo..."
"Wey.. kemana saja sih luh.."
"Sorry.. Sorry.. telat bangun, sepertinya aku tidak bisa melihat akad nikahnya, aku baru mau berangkat nih."
"Yasudah buruan.."
"Oke oke.. ini lagi dijalan. "
Dhanie yang sedang mengendarai mobil sambil mendengarkan radio tiba tiba ditelepon lagi oleh temannya.
"Halo.. dimana bro ?"
"Baru masuk jalan tol..."
"Gila.. parah parah parah.. anak anak udah pada sampai nih. Buruan dah.. jangan pakai rem."
"Hahaha... Bawel luh kayak ibu ibu."
Kemudian Dhanie pun mematikan panggilannya. Namun tidak lama kemudian hape nya pun kembali berdering .
"Halo.. apaan lagi sih, ini lagi dijalan.." ucap Dhanie dengan nada kesal.
"Halo..." Ternyata itu suara ibunya.
"Eh ibu... ada apa Bu ???" Tanya Dhanie.
"Kamu benar liburan akhir tahun ini tidak bisa pulang ??? Sudah lama loh kamu tidak pulang." Sahut Ibu nya.
"Tidak bisa bu.. aku ada janji sama teman temanku akan liburan bersama di liburan kali ini." Ucap Dhanie.
"Oh begitu, Ohiya apa kamu masih ingat dengan teman SD mu Adhisty Zara yang rumahnya dulu dekat dengan rumah kita ???" Tanya sang Ibu.
"Hmm... Iya iya ingat.. yang ayahnya gondrong kan, kenapa memangnya Bu ? Kok tiba tiba ibu menanyakan dia." Tanya Dhanie.
"Kamu mendapat undangan di acara pernikahannya, Ibu juga diundang." Jawab sang Ibu.
"Kapan memang acara nya bu ???" Tanya Dhanie.
"Malam ini..." Jawab sang Ibu.
"Hmm... Ibu datang saja nanti aku titip salam." Sahut Dhanie.
"Baiklah kalau begitu.. kamu sehat terus yah disana." Ucap sang Ibu.
"Iya Bu.. dah..." Sahut Dhanie.
"Diperjalanan yang terasa sunyi otak Dhanie pun mulai membahas nama Adhisty Zara. Dia mulai mengingat mengingat masa kecil dia dulu bersamanya dan bertanya tanya seperti apa yah dia sekarang ? Apa dia masih sering mengenakan bando seperti kala itu ?
