Di suatu pagi hari yang cerah matahari membangunkan ku dari tempat tidur
"Lina bangun sudah pagi,nanti terlambat untuk ke sekolah" kata mamah sambil membangunkan ku
"Iya mah.." sahut diriku
Aku pun bangun dari tidur ku dan bergegas untuk pergi ke sekolah
"Kak, makan dulu roti sama susunya"
"Iya mah" sahut ku dari lorong ruang makan. (Saat tiba di ruang makan)
"Oh iya, ayah nanti nganterin aku ke sekolah kan" tanya ku
"Maaf ya sayang, ayah ga bisa nganterin kamu ke sekolah sekarang soalnya ayah banyak tugas di kantor"
"Yah.., terus aku naik apa dong ke sekolah ??"
"Kan ada pak alim yang nganterin kamu ke sekolah"
" Ya udah deh :( "
"Kak, buruan makan nya nanti terlambat" kata mamah
"Iya mah" sahut ku dan aku segera pamit kepada ayah dan ibu
Aku pun langsung pergi ke sekolah. Saat tiba di sekolah
"Makasih ya pak udah nganterin aku ke sekolah"
"Iya non sama-sama ,ya sudah kalau gitu saya pamit pulang dulu ya non"
"Iya pak "
Setelah pak alim pamit pulang aku langsung menuju ke kelas tidak di sangka bertemu dengan sahabat ku dan aku satu kelas yang sama dengan sahabat ku (Rara)
YOU ARE READING
Cintaku Tidak Bisa Bertahan Lama
Teen Fictiondiriku yang rela kehilangan cinta sejati karena harus menahan rasa sakit di tubuhku , karena itu semua aku harus kehilangan orang yang aku sayangi
