• 3 •

30 9 9
                                        

Tringg tringg..

Alarm yang berasalkan dari jam weker kepunyaan Raisa sudah berbunyi sekitar 10 menit yang lalu.

Tapi masih belum ada pergerakan sama sekali dari tubuh Raisa.

Tok tok tok.

Kreek.

"Astagfirullah. Raisa kamu perempuan tidurnya gak ada angun anggun nya dikit sebagai perempuan."

Fela terkejut dengan posisi Raisa yang tidak mengenakkan untuk di pandang.

Posisi dengan tangan terlentang, kaki berada di atas kepala ranjang, kepala berada di tepi kasur, dengan kombinasi mulut terbuka dan pulau yang terbentuk dari mulut tersebut.

"Raisa bangun, itu alarm kamu daritadi nyala terus gak mati mati." ucap Fela sembari menepuk nepuk pipi Raisa yang sehalus bokong bayi.

"mahh.. Raisa tidurnya baru tadi jam 3. Jangan di ganggu Raisa mau bocan lagi" ucap Raisa sembari mengganti posisi menjadi tengkurap.

"salah siapa tidur jam 3, ayo bangun udah jam setengah 7. Udah siang, kamu belum sholat subuh kan."

"Raisa libur mah, Raisa juga udah sholat."

"libur apa di hari rabu, kamu juga udah sholat apa? Katanya tidur jam 3. Jam segitu belum masuk waktu subuh Kali. Cepet lah bangun Raisa."

"ini hari rabu?? Kirain hari minggu. Iya maksudnya Raisa udah sholat subuh tapi kemarin mah."

"ini anak kelakuannya bikin ngelus dada terus. Udah lah mamah capek. Mamah cuma ngasih tau ya ini sekarang udah jam 7 kurang 10 menit." ucap Fela dam sejurus kemudian pergi meninggalkan Raisa.

Raisa yang nyawa nya baru saja terkumpul langsung lompat karena baru sadar kalo dia kesiangan.

'mati gue'

•••

"yahh telat.." ucap Raisa saat melihat gerbang sudah tertutup rapat.

Raisa melihat jam tangan yang berada di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 07.25

"gue bolos aja ah" gumam Raisa yang ternyata terdengar oleh orang yang berada di atas motor ninja sebelahnya.

"lo mau bolos? Ck katanya kelas  11 IPA 1 itu murid teladan, tapi baru kali ini gue lihat murid 11 IPA 1 telat terus mau bolos lagi." ucap seorang lelaki yang duduk diatas motor ninjanya itu.

"astagfirullah.. Lo ngagetin gue aja. Udahlah gue baru kali ini juga."

"yaudah sih terserah lo, gue udah ngingetin juga. Tinggal nanti kalo ditanya guru gue jawab 'Raisa nya tadi bolos bu'"

"lo kok ngadu si- eh lo tau nama gue?"

Lelaki itu hanya melirik bagian dada Raisa yang tercetak dengan jelas nama Raisa.

"ohh, betul juga ya lo- emm kok lo gak ada bed namanya sih." ucap Raisa sambil melirik dada lelaki itu.

"gue gak dikasih bed aja udah pada tau kok nama gue, secara kan gue famous gitu."

"tapi kok gue ga-" ucap Raisa yang terpotong oleh suara guru bk mereka.

"bagus yaa, Kalian udah telat tapi malah pacaran di depan gerbang sekolah. Bagus sekali" ucap Bu Nunuk dengan muka ganas yang tidak enak di pandang.

RaifaStories to obsess over. Discover now