Jam sudah menunjukan pukul 06.35 tapi gadis itu masih belum mau membuka matanya, dan lebih tepatnya males untuk bangun pagi. Gadis berparas cantik itu bernama Kayla Zhafira Wijaya, dan sering disapa Kayla. Padahal hari ini pertama kali dia masuk ke sekolah barunya. Yaps, keluarganya baru pindah minggu lalu ke Jakarta dikarenakan papanya yang pindah bertugas dikota itu.
"Nak, bangun udah siang kamu kan hari ini sekolah, nanti kamu kesiangan." Ucap wanita setengah paruh baya itu penuh dengan kelembutan dan kasih sayang.
Ya, dia adalah Nita Amanda Wijaya mamanya Kayla. Tetapi yang dibangunkan malah menarik selimut untuk melanjutkan tidurnya. Nita hanya mengusap dadanya sabar dengan kelakuan anak bungsunya itu.
"Ma udah biar Farell aja yang bangunin dia." Ucap lelaki tampan yang tiba tiba datang ke kamar Kayla dan menghampiri mamanya. Ya, dia adalah Farell Pratama Wijaya anak pertama keluarga Wijaya sekaligus kakaknya Kayla.
"Yaudah deh kakak aja yang bangunin Kayla, awas bangunin sampe adeknya bangun ya! Mama mau nyiapin sarapan dulu di bawah."
"Oke mah siap laksanakan." Ucap Farell sambil mengangkat tangannya untuk hormat persis seperti lagi upacara bendera. Nita turun ke bawah sambil tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat kelakuan konyol anaknya itu.
Farell beranjak naik ke kasur untuk membangunkan adik kesayangannya itu sambil mengguncangkan tubuh mungil adiknya.
"Woyy bangunn!! Lo udah kayak kebo aja bangun siang mulu, kesiangan baru tau rasa." cibir Farell sambil teriak ke telinga adiknya. Tetapi Nayla hanya menutup telinganya dan tidak ada niatan untuk bangun membuat kakaknya geram sendiri.
Emosi Farell sudah sampai di ubun-ubun dan siap meledak kapan pun melihat adiknya yang tak kunjung bangun itu. Akhirnya terlintas ide jahil untuk membuatnya bangun.
Farell mengambil gelas berisi air yang ada di nakas kemudian menyiramkan air tersebut ke wajah adiknya.
"Kakaakk.. lo ngeselin banget sih ganggu tidur nyenyak gue tau ga?" Teriak Kayla sambil mengerucutkan bibirnya kesal.
"Lagian sih dibangunin ga bangun bangun, ya udah gue siram aja pake air biar tau rasa." Balasnya sambil terkekeh.
"Tau ah pokoknya gue kesel banget sama lo!" Ucap Nayla dan memalingkan wajahnya.
"Ya udah deh iya iya maaf, daripada lo ngambek ga jelas mending mandi sana nanti lo kesiangan udah hampir telat nih." Ucap Farell sambil melihat jam yang melingkar di tanganya.
"Ya ampun kenapa lo ga bilang dari tadi bang kalo sekarang udah jam segini" Ucap Kayla kaget yang baru menyadari bahwa sebentar lagi dia akan terlambat datang ke sekolah.
Kemudian Kayla langsung berlari ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Farell hanya menggelengkan kepala melihat tingkah adik satu-satunya itu lalu beranjak dari kamar Kayla menuju ruang makan untuk sarapan.
***
Tidak membutuhkan waktu lama, Kayla sudah keluar dari kamar mandi dan langsung bersiap siap memakai baju serangamnya dan tidak lupa memakaikan sedikit lip blam biar keliatan lebih fresh dan tidak kering. Rambut panjangnya dibiarkan terurai menambah kesan lebih cantik bahkan imut.
Merasa sudah selesai, Kayla pun turun ke bawah ikut bergabung bersama keluarga tercintanya untuk sarapan.
"Pagi Pah, Mah.." Sapa Kayla sambil mengecup kedua pipi orang tuanya bergantian.
"Pagi juga sayang." Balas kedua orang tua Kayla bersamaan.
"Kakak lo yang ganteng ini ga disapa juga?" Tanya Farell sambil memajukan bibirnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sweet
Teen Fiction[Slow Update] _________________________ Apakah dunia sesempit itu? Sehingga waktu selalu mempertemukan mereka berdua, membuat Kayla kesal karna selalu dipertemukan dengan es batu hidup itu. Siapa lagi kalau bukan Rayhan yang mempunyai sikap dingin s...
