BBvsJG 1

48K 1.2K 9
                                        

Sinar mentari pagi telah menyambutku dibalik jendela kamar yang menyilaukan. Mengisyaratkanku untuk segera bangun dari tempat tidur dan memulai aktivitasku hari ini. Ah.. lelah sekali rasanya setelah perjalanan yang kemarin kutempuh dengan papa dan mama untuk tinggal disini.

Oh iya, aku hampir lupa memperkenalkan diriku sendiri. Perkenalkan aku adalah Millie Carleline Wijaya seorang anak tunggal yanh tak pernah kekurangan kasih sayang dari orang tua.

Papa adalah PresDir dari sebuah perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia yang berpusat di Kalimantan. Namun perusahaannya berasa di Jakarta dan papa mempunyai banyak cabang di berbagai wilayah, di dalam maupun luar negeri. Sedangkan mama bekerja sebagai Ibu Rumah Tanggal plus sekertaris papa di kantor. (Kata beliau biar papa ga selingkuh, soalnya bnyak cerita kalau bos suka selingkuh sama sekretarisnya. Hehe). Kami hidup bahagia dan harmonis.

Aku termasuk anak yang beruntung. Selain memiliki kehidupan yang lebih dari kata cukup (tajir) aku juga tak pernah kehausan akan kasih sayang dari orang tuaku yang biasa terjadi pada anak-anak tajir lainnya. Mama, Papa dan Aku selalu meluangkan waktu untuk berlibur bersama-sama untuk sekedar melepas dari kesibukan masing-masing. Makanya, banyak juga yang merasa iri padaku.

Aku tinggal di Jakarta hampir 17 Tahun yang sesuai dengan umurku saat ini. Aku juga sekolah di sekolah yang tergolong elite, bahkan sangat elite. Aku punya 3 sahabat yang baik, selalu saling mensupport, gila, seru dan ga kalah tajir tentunya. Karena sekolah aku memang mayoritas anak-anak pengusaha, pejabat dan atau kalangan selebritis. Persahabatan kami di mulai sejak SMP hingga saat ini. Tapi jangan salah, aku juga mempunyai musuh bebuyutan yang selalu iri pada kami, terutama padamu. Yaitu Allene dan 3 kurcacinya yang selalu mengikutinya.

Pernah suatu hari saat kami (aku, Cherina, Debbie, Irene) sedang makan di kantin. Allene dan tiga kurcacinya datang ke tempatku. Dan kalian tau mereka ngapain??
Dia menumpahkan jus apel ke atas kepalaku !

Aku yang tak terima langsung memakinya, "woi tai ! Ada urusan apa lo sama gua sampe lo numpahin jus apel ke kepala gue ??!" Kataku dengan suara lantang.

"Oops, sorry. Sengaja gue, abisnya gue ga suka kalo tempat gue di dudukin sama cewe kampungan kaya lo !" Allene membalas. Seluruh siswa sedang menonton kamu bertengkar.

Aku yang tak mau kalah langsung menyemburkan jus orange yang kubeli dari mulurku ke wajahnya.

"Mampus lo cewe ganjen, muka lo biar burik! Hahaha" ejekku padanya.
Sontak semua yang melihat langsung kaget dan tentunya muka Allene langsung merah semerah-merahnya karena emosi dan saat itu juga ia lngsung pergi meninggalkan kami. Aku puas melihat dia kalah telak seperti itu.

Tapi semua itu sudah tidak ada lagi semenjak kepindahanku ke Bali bersama keluargaku. Aku sempat menolak untuk pindah karena aku tak mau meninggalkan sahabat-sahabatku dan kemudian mencari teman baru, sekolah baru, lingkungan baru dan bersosialisasi lagi pada orang yang tak kukenal.

Aku bukan tipikal orang yang mudah percaya pada orang lain, mungkin sekedar bergaul untuk mencari teman itu hal mudah bagiku, hanya saja aku tak mau. Belum lagi sifatku yang cuek, asal ceplas-ceplos, sedikit tomboi, dan JUTEK.

———————

Maafken bila ada ke typoan yang tersirat di dalamnya, maklum diriku tak sehebat penulis yang sudah terkenal. Masih amatir tapi pengen berusaha menjadi yang terbaik untuk kalian yang telah membaca.
Jika kalian punya saran dan kritik, silahkan berkomen ria di kolom komentar atau mau vote juga rapopo. Hehe

Terimakasih buaanyaakk kepada kalian..
I'm just nothing without you guys

BAD BOY VS JUTEK GIRL [COMPLETED] (SUDAH TERBIT)La tua prossima ossessione. Scoprilo ora