"Ma..., kakak berangkat dulu ya...!!" teriak ku seraya mengikat tali sepatu ku
"Ya..., hati-hati di perjalanan...!!" jawab Mama dari dalam kamarnya
Ku menghela nafas panjang, melihat seorang nenek yang ingin menyeberang di jalan raya, ya! Aku berangkat sekolah dengan jalan kaki karna sekolahku tak jauh dari rumahku
Ku menghampiri nenek tadi
"Halo nek.." sapaku ramah
"I..iya.." suaranya parau basah
"Ayo nek, aku sebrangin!" ku menggandeng tangannya yang sudah banyak kerutan disana. Ia mengangguk tanda mengerti
Ku tengok kanan dan kiri. Sepi, ku gandeng nenek tadi untuk menyeberang
TIN..!!!!
suara klacson yang nyaring itu membuat ku dan nenek berhenti
CIT~!!
mobil berhenti tepat di depanku.
pria berjasket hitam keluar dari dalam mobilnya, ia menghampiri 2 orang yang sudah menghentikan laju mobilnya
"Woy!!, punya mata gak sih??!!" bentaknya
"Dasar miskin!!" umpatnya
"What's?!, miskin..??!!!, elo kali yang miskin..!!!" bentakku tak kalah hebat darinya
"Heh, anak kecil songong lo?!, mau cari mati?" ia berjalan mendekat ke gadis tadi
"Denger ya.., lo itu gak ada apa-apanya... mendingan lo itu lari sebelum gue nelfon polisi!" anacamku
"Polisi tidak akan berani menangkapku!" pria itu berkacak pinggang
"Akh! Sudahlah, lo itu memperlambat gue masuk sekolah!"
ku berjalan lagi dengan nenek yang sedari tadi masih ku gandeng
"Ck!, dasar cewek..."
GREDEK..GREDEK...
Pintu gerbang sekolah itu mulai menutup
"Pak..!!!" teriakku dari arah kejauhan
"Pak..!! Jangan di tutup dulu...!!! Gue mau masuk..!!" ku mengencangkan larianaku
Gadis itu terengah-engah lalu mengatur nafasnya setelah sampai di depan pintu gerbang
"Maaf neng.., sudah ditutup" katanya ramah
"Yah.., pak sekali ini saja..., besok aku tidak akan mengulanginya lagi, ya?" kataku penuh pengharapan
"Gak bisa neng..."
"Ayolah pak...., ya? ya? ya?" seraya menampakkan pupy eyesku
"Ya sudah.., tapi jangan di ulangi lagi ya...?"
"Siap!!"
Pria paruh baya itu membuka sedikit pintu gerbang kelangsung memasukinya
"Makasih pak..., selamat bekerja!"
"Ya.."
Ku langsung berlari ke kelas ku. Kelas XI IPA 2
"Dasar..., pria suka nabrak tadi ingin sekali aku bunuh!, udah nyebelin sok cool lagi..!" cecar ku saat berlari
YOU ARE READING
Ear Help Tool
Teen Fiction"kenapa kau selalu menghinaku? apa salahku??? seharusnya aku tak mempercayaimu..!" isakan tangis terdengar di bawah rembulan yang indah "maaf..." kata itu terlontar baru kali pertama sejak sekian lama ia di bekukan oleh egonya tangannya terulur m...
