We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Really??

184 16 18
                                        

•Seulgi pov•

Semuanya mempunyai banyak arti dan aku sudah lelah untuk menunggu cowok brengsek itu

Kriiinggg...

Alarm ku berbunyi yang sedari tadi aku sudah bangun melamunkan banyak hal. Aku langsung bergegas ke kamar mandi untuk bersiap siap.

***

Aku berjalan menuju sekolah dengan teman dekat ku yang aku sukai dari kelas 1 SMA hingga saat ini. Apa yang ku lakukan 1 tahun ini aku menyukai teman dekat ku sendiri walaupun dia sudah mengetahuinya bahwa aku menyukai dia. Bahkan aku saja tak tau bagaimana perasaan dia kepada ku. Sebut saja Mingyu

"Cih.. menyebalkan" decak ku setelah aku melamun.
"Wuh? Kau kenapa?" tanya Mingyu yang kebingungan.

Bahkan aku saja sampai tidak sadar bahwa ada orang ini di samping ku.
"Ahh tidak apa apa.."

"Hey Kang Seulgi!!!!!!" teriak dari seseorang dibelakang ku yang membuat kami berdua berhenti

"Yeri?? Kenapa kau terburu buru seperti itu?" Tanya Mingyu

"Yaaa!! Aku yang seharusnya bertanya kepada mu! Kenapa kau pergi dengan seulgi? Padahal dia sudah ada janji untuk berangkat sekolah bersama ku!!!" Sambil merautkan wajah dengan rambut di kuncir dua itu

"Ahh sudahlah.. kita jalan bersama saja" ucapku sambil berjalan ke depan meninggalkan mereka dan merekapun mengikutinya.

"Hmmm.. Seul, hari Sabtu akan ada lomba basket disekolah kita apakah kau tidak ingin menonton? Disana ada kapten basket yang sangat terkenal di sekolah ini" ucap Yeri membuka topik

"Hey, apa kau tidak melihat aku disini? Kenapa kau tak pernah mengajak ku?" kata Mingyu

"Terserah saja" kata Yeri sambil memutar bola matanya. Karena Yeri tau jika ia mengajaknya selalu saja ia akan menggunakan alasannya agar tidak bisa menemaniku

Mereka memang tidak pernah akur sejak aku menyatakan perasaan ku duluan ke Mingyu dan aku bercerita ke Yeri dan Yeri merasa kasihan kepada ku karena Mingyu menggantungkan perasaan ku ini dan akhirnya Yeri ingin aku mencari yang baru selain Mingyu agar aku tidak memikirkan yang tidak pasti.

"Aku tidak berjanji akan datang" kata ku malas

**

"Yeeeeyy!!! Semangat!!!"

"Ahh tampan sekali!"

"Keringatnya membuat dirinya semakin sexy!!!"

"Parkk Jimiiinnn!!! ><"

Itulah kalimat kalimat yang selalu ku dengar dari aku masuk ke lapangan dan membuat kuping ku sakit karena mereka berteriak sekeras mungkin. Rasanya aku ingin cepat pulang.

"Pssttt.. kang seulgi, lihat yang memakai baju nomor 1, dia lagi dekat dengan ku. Bagaimana? Namanya Jeon Jungkook. Kau setuju tidak kalau aku dan dia berpacaran?" kata Yeri sambil berbisik karena takut ada yang menguping

"Hah? Dekat denganmu? Ahahaha aku takkan percaya"
Karena Jeon Jungkook adalah siswa yang sangat pintar dalam berolahraga apapun dan mempunyai banyak penghargaan dari sekolah ini maupun sekolah lain. Tetapi Jungkook adalah siswa yang lemot juga dikelasnya yang jarang mengerjakan tugas sampai wali kelasnya bercerita ke kelas lain.

"Yaaak! Mengapa kau tak percaya? Apa kau mau bukti?? Dia mengirimkan foto dia sebelum dia tanding! Nih!" Sambil memberikan teleponnya supaya aku percaya.

"Yaaak! Mengapa kau tak percaya? Apa kau mau bukti?? Dia mengirimkan foto dia sebelum dia tanding! Nih!" Sambil memberikan teleponnya supaya aku percaya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Dan aku langsung bingung. Bagaimana jadinya kalau mereka berpacaran, sama sama lemot dan pemalas.

"Ohh yasudah, semoga kau bahagia dengan dia" ucapku dengan muka flat.

"Tapi.. aku takut untuk berpacaran dengan dia karena banyak senior yang menyukai dia dan sering kekelasnya untuk menggodanya"

Aku langsung menoleh ke arah Yeri.
"Tenanglah, kalian yang  berpacaran dan akan menjaga hubungan kalian kan? Kalau kalian berusaha menjaganya, mempertahankan, dan saling mempercayai satu sama lain hubungan kalian akan aman"

"Ahh benar.. terima kasih Seul.. kau sahabat ku yang terbaik." Kata Yeri dengan wajah senang.

***

"Ahh lega sekali keluar dari tempat itu, rasanya aku hanya ingin bersandar dan minum"

Saat itu aku keluar sendiri tanpa Yeri. Karena Yeri sedang bersama dengan Jungkook. Daripada aku yang jadi nyamuk mendingan aku mencari udara segar.

Aku berjalan melalui lorong untuk membeli minum tapi ingin berjalan jalan dulu sebentar dan tiba tiba aku mendengar suara perempuan merintih kesakitan dan suara lelaki yang sedang membentak seseorang.

Aku mencari suara tersebut dan ternyata ada beberapa anak lelaki dan satu orang perempuan dipojok dekat lorong yang sepi karena jarang ada yang melewati lorong tersebut. Dan aku mengintip mereka, aku melihat mereka dari samping yang sedang menarik rambut perempuan itu sambil berciuman secara kasar. yang tak ku sangka, apakah itu Park Jimin? Yang terkenal di sekolah ku dan banyak diidolakan oleh siswi disini? Apakah ini kelakuan aslinya?.

Tak lama kemudian lelaki yang berciuman dan memegang seluruh tubuh perempuan itu dengan kasar mengetahuiku bahwa aku sedang mengintipnya.

Ia mendekati ku dengan smirk yang jahat. Dan tiba tiba ia menarik pinggangku dan mengecup bibir ku.

"Kau.. Kang Seulgi kan?"

                                 TBC

hai semua!
ini cerita pertama aku yg ku buat di wattpad. cerita ini ada yang aku ambil dari kisah nyata ku ada yang ngga hehehe. semoga enjoy dan suka yaaa🖤 maaf kalo masih ada salah ejaan cz aku masih newbie hehe

Jangan lupa v+c nya yaaaa!!!!!

The Day I Met You 17+Stories to obsess over. Discover now