Hari pertama

98 6 2
                                        

Fizza bersiap-siap untuk berangkat sekolah . Setelah selesai , ia menuju ke ruang makan .

Disana sudah ada kakaknya Al , Al melihat fizza dengan tatapan bingung "dek kamu beneran mau nyamar jadi nerd ?" Al pikir hanyalah bercanda tetapi ia benar-benar melakukan aksi itu .

Upacara sudah di mulai dan sialnya sekarang fizza masih berada di belakang sekolah karena telat . Gue melihat ke arah dinding yang menjulang tinggi , dengan penuh tekad gue harus melompatinya. Ini cara satu-satunya supaya gue bisa sekolah. Sudah berada di atas "ahh akhirnya bisa juga gue " ucapnya dengan bangga padahal tanpa di sadari ada sepasang mata yang menatapnya dengan tajam.

Seseorang itu berdehem "ekhem..." Sontak membuat fizza langsung melihat kearah bawah dan ternyata disana sudah ada si ketos savit . Dan si  ketos itu bernama Bryan Satria Aska

"Ah sial" gumamnya . Fizza hanya memamerkan gigi gingsulnya .
"Cepet turun lo!" Ketos itu berbicara dengan nada dinginnya dan dengan sangat cepat fizza pun turun , tanpa sepengetahuan fizza , Bryan yang melihat aksi itu hanya melongo.

"Gila ini anak lincah banget"gumam Bryan tanpa berkedip .

Setelah fizza mendaratkan kakinya di tanah dia tidak berani menatap si ketos sekaligus kakak kelasnya itu .

"Ngapain lo tadi pake aksi manjat-manjat segala , lo gak tahu ya jalan masuknya sekolah ini !" dengan nada sangat datar dan super dingin.

Fizza tertegun takut , bukan takut dengan ketos ini tetapi takut di laporkan ke tempat menyeramkan apalagi kalau bukan ruang BK . Bryan melambaikan tangannya di depan wajah fizza , seketika fizza sadar akan lamunannya dia segera mengambil tas dan berniat menuju ke lapangan tetapi seseorang mencekal pergelangan tangannya , ia melihat kearah belakang ternyata yang memegangnya si ketos .

" Mau kemana lo ?" Tanyanya dengan tatapan tajam .
"Gue mau ke lapangan lahh , udah ya ntar keburu kelar upacaranya " balas fizza sambil berusaha melepaskan cekalannya tetapi hasilnya nihil , dia memegangnya dengan sangat kuat .

"Lo gak usah kelapangan , 5 menit lagi upacara berakhir . Mending lo sekarang ikut gue "

"Emang gue mau di bawa kemana ? Plis jangan culik gue , gue tahu kalau gue itu cantik tapi jangan culik gue plis " ucap fizzamasih memohon bahkan dia menangkupkan kedua tangannya di depan dada .

Ucapan fizza membuat Bryan gemas , dia menyentil kening fizza kuat sampai empunya berteriak kencang .

"Agh sial sakit bego" teriak fizza dengan wajah berang .

"Gak usah alay elah cuma gitu aja lo teriak" ucapnya sambil menahan tawa melihat wajah fizza yang Merah karena Marah.

"Sakit tau , lo itu kakak kelas Gak berperasaan ya " jawab fizza dengan tangan yang masih mengusap dahinya . "Ya sekarang lo ikut gue" ucap Bryan dengan menarik tangan fizza .

Fizza melepas tangannya dari cengkraman Bryan "gue gak mau ikut lo , emang lo mau ngajak gue kemana sih ke KUA ye , sabar kenapa sih gue kan masih sekolah tuh Dan lo juga masih sekolah nah kan Kita sama-sama sekolah jadi jangan dulu oke , tunggu gue lulus kuliah dan lo juga mendapatkan pekerjaan but nafkahin gue dan anak-anak kita ntar" . Bryan hanya bengong mendengarkan ocean fizza yang sudah ngawur .

"Nihh anak udah gila apa ya" gumamnya . Bryan hanya begidik ngeri . Mimpi apa dia semalam bisa-bisa ketemu dengan manusia macam adik kelasnya ini .
"Lagian yang mau bawa lo ke KUA itu sapa ha dan yang mau nikahin lo itu sapa ? Jangan ngimpi lo " ucap Bryan ngejek .
"Udah sekarang gue antar lo ke BK" lanjutnya .

"Dih ngapain gue harus ke BK . Ogah gue" tolak fizza karena dia tidak mau berurusan dengan guru BK .

"Kalau lo gak mau seharusnya lo gak telat dan gak manjat tembok bego" Geram bryan

"Yakan tadi tu gue khilap"

"Oh lo khilaf .. tapi tetep lo harus ikut gue" ucap bryan sambil menarik tangan fizza .

                        💦💦💦💦💦



Maaf ya teman-teman ini pengalaman  pertama aku .

So , Jangan lupa comment dan vote ya teman-teman . Terimakasih

NafizaStories to obsess over. Discover now