Raya membulatkan matanya saat membuka loker. Untuk yang ke-sebelas kali dalam bulan ini, ia mendapatkan surat cinta.
"Ah, dasar cowok kurang kerjaan." Raya mengambil surat tersebut, dan membukanya dengan malas. "Awas aja kalo isinya nggak bermutu. Pasti nih dari cowok kelas sebelah lagi, deh."
Tawa sinis Raya berhenti saat melihat nama pengirimnya. "Dia? Really?"
Holla, Kak Raya yang cantik!
Nama gue Bayu. Masih inget gue, 'kan? Itu loh, adik kelas yang paling ganteng (kayaknya).
Sejak MOS berakhir bulan lalu, gue jadi bingung buat nyari alesan untuk bisa ngobrol sama lo, Kak. Apalagi pas tau kalo Kak Raya tuh banyak yang naksir. Gue jadi semakin takut buat nyapa Kak Raya.
Tapi, kata sohib gue, gue harus berani untuk deketin Kak Raya. Walau gue lebih muda, bukan berarti gue culun.
Gue akan berusaha bikin Kak Raya suka sesuka-sukanya sama gue. Tapi, itu sih kalo boleh. Jadi gimana, Kak?
Apa Bayu boleh deketin Kak Raya? Kalo boleh, bales surat gue dan masukin ke loker nomor 24.
Kalo nggak boleh, cuekin aja surat gue. Anggap ini cuma surat nggak jelas dari fans Kak Raya.
Ps. Loker gue nggak dikunci, karena gue yakin Kak Raya pasti akan bales surat gue.
Raya menghela napas. Mengambil pulpen dari lokernya dan ingin membalas surat dari Bayu. "Bales atau nggak, ya? Bales aja, deh."
Setelah menulis balasan untuk Bayu, Raya menoleh kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada yang melihatnya. Raya berjalan mencari loker nomor 24, dan membukanya dengan buru-buru. "Semoga gue nggak menyesal."
Raya memasukkan surat balasannya, lalu kembali menutup loker dengan embusan napas lega.
Semoga Raya tidak menyesali keputusannya.
[]
A/n:
HAHA!
Gabut dan pengin republish cerita lama :)
Dan cerita inilah yang terpilih!
Enjoy. Xx
YOU ARE READING
Younger Than Me✔️
Short StoryBagaimana rasanya disukai oleh cowok yang lebih muda? Copyright 2017 by Asyifashi
