06:00
"Ayo sarapan dulu al, ayah sudah siapin telor mata sapi kesukaan kamu"ucap seorang pria parubaya yang berusia 40tahun yang memiliki nama lengkap aliando kalinto prastya yang biasanya di sapa pak ali oleh tetangga-tetangganya, kepada anak semata-wayangnya yang baru keluar dari kamarnya dengan seragam sekolahnya yang sudah rapi , sang anak pun tidak peduli dengan apa yang di katakan oleh sang ayah, sang anak pun melangkah keluar dari rumahnya tampa memperdulikan ayahnya yang sedang menyiapkan sarapan pagi untuk dirinya. Sang ayah pun meneteskan air mata melihat sikap anak semata wayangnya yang semakin hari semakin tidak peduli dengan dirinya, dia merasa gagal mendidik anak Semata wayangnya itu, tapi dia yakin suatu hari sang anak akan menyadari betapa sayangnya dirinya kepada sang anak.
"Apa aku antar aja yah ke sekolahnya dari pada dia jajan di luar dan tidak bagus untuk kesehatannya"ucap sang ayah dan langsung menyiapkan makanan yang telah dia siapkan untuk sang anak dan di masukin ke dalam kota makanan. Sang ayah pun segera berangkat ke sekolah sang anak mengunakan sepeda yang selalu menemaninya sejak dua tahun belakangan ini
***
sekolah
Sesampainya di sekolah sang ayah pun segera masuk ke dalam sekolahan dan membawa rantang makanan yang berisi makanan kesukaan anaknya dengan penuh semangat.
Seluruh siswa di sana menatapi kedatanganya dengan seribu bahasa yang sudah terukir di bibir mereka, bahkan terdegar beberapa siswa menghina dan mencaci dirinya, bagaimana tidak baru kali ini ada seorang bapak-bapak yang datang ke sekolah mereka mengunakan sepeda butut dan pakaian yang sangat menjijikan bahkan OB di sekolah ini pun tidak sejijik dirinya karna sekolah mereka adalah sekolah internasional dan ternama di kota bandung.
"Ada yang bisa saya bantu pak"sapa seorang scurity yang menghampiri sang bapak
"Saya orang tua dari al kalinto pratama, saya ingin mencari anak saya"ucap pak ali kepada security tersebut, sang scurity pun menatapi diri pak ali dengan tatapan tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh pak ali beberapa detik yang lalu
"Sebelumnya maaf pak, apa benar bapak ini orang tuanya al kalinto pratama"tanya sang scurity, pak ali pun menganguk
"baiklah akan saya antarkan bapak ke tempat al, mari pak"ucap sang scurity dan mempersilkan pak ali untuk mengikutinya
****
Lapangan basket
"Itu pak anak bapak"tunjuk sang scurity kepada pak ali dan pak ali pun melihat ke objek yang di tujuki oleh scurity, ternyata benar terlihat seorang cowo tampan yang mengunakan seragam basket berwarna biru keputihan yang sedang tertawa dengan lepas karna berhasil memasukan bola basket kedalam ring.
Aliando pun tersenyum melihat sang anak yang begitu sangat bahagia. Karna sudah lama aliando tidak melihat sang anak ketawa dengan lepas seperti saat ini yang dia liat, aliando pun tersenyum.
"Pak saya titip saja yah makanan ini, tolong berikan kepada anak saya"ucap aliando dan sang scurity pun mengang, aliando pun segera melangkah keluar dari sekolah tersebut karna dirinya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka apa lagi kebutuh sang anak yang begitu besar membuat dirinya harus bekerja banting tulang agar bisa membahagiakan sang anak termasuk tetap menyekolahkan sang anak di sekolah ternama ini yang terbilang sangat mahal.
****
19.00
Terlihat aliando yang sudah pulang ke rumahnya terlihat muka pak ali yang sudah sangat kelelahan setelah melakukan aktifitas seharian full.pak ali pun memasuki tumahnya
Tiba-tiba
"SUDAU PULANG LO, APA LO PUAS BUAT SAYA MALU TADI PAGI"ucap al kepada sang ayah
Bruk
BẠN ĐANG ĐỌC
MAAF KAN AKU AYAH (CERPEN)
Ngẫu nhiênini hanya cerpen yah, sekedar coretan yang tak bearti
