Little Prince

1.9K 196 24
                                    

:
:
WAJIB MEMBACA PART INI SAMBIL MENDENGARKAN -LITTLE PRINCE- RYEOWOOK! 👆

:
:

Donghae merasa terjebak pada kehidupan yang rumit. Ia tidak bisa melawan takdir sekarang. Donghae, kau harus ingat mulai sekarang.. kau adalah Lee Donghae, tidak bisa lagi menjadi Song Donghae.

"eomma..." panggilnya lirih, ia butuh Cheonsa saat ini "eomma.. tolong aku.."

Hahaha. Eunhyuk merasa menang sekali lagi. Ia melirik pada Donghae dan menatapnya dengan hina. Bahkan terbesit kelicikan di otaknya.
'kau akan habis sebentar lagi...' batinnya.

:
:
*
*
:
:

"yogie, minum dulu.." Siwon tanggap, ia mengambilkan segelas air mineral untuk Donghae.

"gwaenchana??" bisik Sora.

Donghae rasanya ingin melarikan diri saat ini juga.. "Hyung...."

"Nde?" Siwon mendekat "kau butuh sesuatu??"

Donghae menggeleng, ia tidak tahu apa yang ia butuhkan saat ini.. yang jelas ia butuh seseorang. Donghae menggenggam erat jemari Siwon begitupun sebaliknya.

"Gwaenchana Hae, tenang saja.. semuanya akan baik-baik saja. Kau hanya belum terbiasa dengan semua ini.. percayalah.." ujarnya.

"euhm..."

:
:

"ah, sepertinya mereka anak-anak yang cerdas.. kita tidak perlu cemas lagi sekarang, karena Tuan Lee sudah memilih calon yang berkualitas untuk kemajuan Season.." sambut seorang di depan dengan microfon di tangannya.

"sekali lagi, kita berikan sambutan kepada para calon pewaris..."

"bersulang untuk mereka..!!"

Semua orang mengangkat gelas minumannya, sebagai sambutan...

:
:

Pesta kembali berlanjut, Eunhyuk dan Leeteuk nampak semangat menyambut mereka. Bahkan sudah berbincang elegan dengan beberapa investor yang hadir. Lancar sekali.. hanya saja nampak senyum arogan dimata keduanya. Terlebih Eunhyuk..

Sesekali ia melirik ke arah Donghae yang tak bisa jauh dari Siwon. Karena Taek Gu tidak bisa menemaninya saat ini. Ia memiliki tugas lain.. mengawasi dalam jarak jauh. Ia tidak bisa mendekat padanya. Untung saja tadi ia sempat menitipkan Donghae pada Siwon.

Eunhyuk kembali tersenyum licik..

Sepertinya ini sudah waktunya untuk melancarkan rencanya. Ia berjalan menemui seseorang di depan dan membisikkan sesuatu padanya.

TLLLAANGGGSS!!

Zzingg!!

"mohon perhatian sebentar.. sepertinya acara kita hari ini akan nampak lebih meriah.."

Dep!!

Semua mata kembali tertuju padanya..

"kita akan melihat kemampuan yang dimiliki setiap masing-masing calon pewaris.. wuuaahh, ini akan menyenangkan. Kita bisa melihat mereka.. siapa diantara mereka berempat yang dapat mengambil perhatian dan hati kita, bagaimana kalau kita memberikan point untuknya.."

"wuuaaah, daebak! Jadi kita bisa memberi suara juga.."

"yaa.. tapi apa ini akan terkait dengan masalah bisnis saja?? Ini tidak menyenangkan.. bagaimana kalau yang lainnya..??"

"woaahh, yang lainnya bagaimana??"

"biarkan mereka menghibur kita malam ini. Siapa yang paling bisa memberikan hiburan.. kita beri satu point.."

Blue Tomorrow ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang