chapter 3

5.1K 328 3
                                    

"Dan yang terpilih menjadi ketua tim basket adalah choi jong in"ucap sang pelatih
"wah, jinja pelatih"tanya jong in disertai dengan anggukan sang pelatih
"yes... Ya kau oh sehun,kau lihat sendiri siapa yang lebih pantas jadi ketua tim basket kita. Hahahaha"tawa remeh jong in.
Sehun hanya menghela napas lega dan melihat sang pelatih dengan anggukan kepala

Flashback on
"hah ternyata aku benar memang dibandingkan jong in,sehun lebih bagus dengannya. Memang dia pantas untuk jadi ketua tim" ucap sang pelatih di ruang istirahat. Sehun yang dari toilet mendengar dan menghampiri sang pelatih
"pelatih apa aku terpilih menjadi ketua?? " tanya sehun
"ya oh sehun,tidak baik kau masuk tanpa izin dulu. Iya aku memilihmu menjadi sebagai ketua tim"jawaba sang pelatih
"tapi, aku merasa belum siap dan tidak pantas menjadi ketua. Sebaiknya pelatih memilih jong in daripada aku. Pelatih kau tau sendiri aku terkadang jarang masuk latihan dan latihanpun aku sering datang terlambat. Lagipula aku orang yang pemalas. Apakah aku pantas jadi ketua tim??
"tapi skill dan cara permainanmu lebih bagus dari jong in,oh sehun"
"skill dan permainan bagus tidak akan membuat tim bagus kalau sang ketua tidak menghargai waktu seperti aku pelatih. Aku masih belum siap untuk jadi ketua tim,pelatih. Ku mohon pilihlah jong in" mohon sehun
"baiklah oh sehun jika itu kemauanmua. Saya hargai itu"terima sang pelatih
" kamsahamnida pelatih"

Flashback end

"aissh kenapa harus jong in yang harus jadi ketua tim" kesal chanyeol
"haish.... Pasti dia besar kepala sampai panci di kantin tidak muat untuk kepala"umpat taeil kesal
"hei sehun, kau tidak kesal hah?? " tanya Baekhyun
"ani,dari awal juga kan tidak berniat jadi ketua tim. Toh ngapain aku kesal. Hahaha" jawab sehun santai
"apa kau menyuruh pelatih untuk memilih jong in" tanya kyungsoo. "deg" bagaimana kyungsoo tau batin sehun. Kyungsoo terkadang tahu apa yang dilakukan sehun demi membuat jong in sang kakak senang.
"ani, kyung hyung"elak sehun. "baiklah,kalau begitu aku pulang dulu. Annyeong" pergi sehun meninggalkan sahabat-sahabatnya. Sehun berjalan di koridor sekolah dan tiba-tiba dia merasakan kepala pusing dan sakit serta penglihatannya yang kabur. Dan dia terus memegangi kepalanya dan mengeleng-gelengkan supaya penglihatan kembali. Napas sehun sudah ngos-ngosan. Sehun duduk dan mengobrak-obrik isi tasnya mencari sesuatu. Sesuatu itu sudah ditemukan dan ternyata obat. Segera sehun meminum obat dan memejamkan mata sejenak. Perlahan sakit kepala mulai mereda dan dia pergi meninggalkan sekolah dan beristirahat di rumah.
Sesampainya di rumah,sehun langung merebahkan diri di kamarnya. Memejamkan mata berharap ketika dia bangun sakit di kepalanya hilang.

Jong in dan kawan-kawan sekarang tengah berada di sebuah cafe merayakan atas terpilihnya dia menjadi ketua tim basket.
"JongIn-ah chukkae kau sudah terpilih menjadi ketua tim mengalahkan seorang oh sehun"ucap dan bangga suho disertai dengan anggukan lay, chen, xiumin.
"gomawo chingudeul. Kalian makan apa saja. Aku yang traktir. Hahaha " ucap jong in sangat senang.
"oh iya. Selanjutnya apa ingin kau lakukan jika kau menjadi ketua" tanya xiumin
"aku akan mengeluarkan sehun "senyum remeh jong in
"ya, kau akan kehilangan pemain hebatmu jika kau mengeluarkan sehun" ucap chen
"akan ada cari saatnya aku mengeluarkan sehun. Kalian lihat saja" ucap jong in dengan rencananya dan smirknya.
Tiba-tiba datang seorang yeoja menutup mata jong in dan berkata
"chukkae chagiya" kata sang yeoja itu. Jong in membuka tutupan mata tersebut
"soo jung-ah"ucap jong in sambil memeluk sang yeoja.
"gomawo chagiya"
"kayaknya kita harus pergi dulu nih"ajak xiumin diikuti dengan chen, lay dan suho.
"kamu pulang jam berapa" "mmm tidak lama setelah kamu seleksi. Aku mengikuti kamu dan mendengarkan percakapan kamu sama sahabat-sahabat kamu tentang terpilihnya jadi ketua tim. Hehehe"
"huh... Dasar stalker" ucap jong in sambil mengusap-usap rambut soo jung
"kita pulang saja yuk" ajaak jong in
"kaja"

Sehun masih tertidur di tempat tidurnya dan tak lama ada yang mengetuk pintunya. Sehun bangun dan rasa sakit kepala juga hilang.
"hyung, kau sudah bangun"tanya jaemin
"nde jaemin-ah,wae??"
"appa menyuruhmu turun untuk makan malam"
"ohh aku segera kesana. Aku mandi dulu"
"baik kalau begitu hyung aku turun dulu. Oh iya hyung aku boleh meminjam stick PS mu. Stick PSku rusak tadi aku belum sempat beli"
"ambil saja jaemin-ah, aku juga masih ada beberapa juga"
"nde baik, akan aku ambil setelah makan malam nanti"
"nde"
Setelah makan malam jaemin langsung mengambil stick PS yang diberikan sehun. Sekarang jaemin tengah berada di kamar sehun. Sedangkan sehun sedang asyik menonton tv di kamarnya.
"hyung, dimana kau menyimpannya" tanya jaemin
"di laci meja sebelah pojok kanan itu jaemin-ah"jawab sehun
"oh nde hyung sudah kutemukan. Keudae ige mwoyo... "
Tbc

I'm Here (Sehun Fanfic) END Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang