Terdengar suara nyaring alarm yang membangunkan suasana tidur nyenyakku, kicauan burung yang saling bersahutan serta kokok ayam yang merdu menghiasi pagi hari yang cerah.
Kupandang atap rumah dan sekelilingku. Kuberanjak dari tempat tidurku untuk bersiap - siap berangkat sekolah. 15 menit kemudian.
"Flo, cepat datang kemari," Teriak mamaku.
"Tunggu sebentar, Ma," Jawabku.
Akupun segera turun kebawah dan menyantap sarapan pagiku, Tak lama setelahnya aku berpamitan untuk berangkat sekolah.
Sesampainya, entah apa yang aku pikirkan, pandanganku tertuju pada seseorang, seseorang yang tak kukenali sebelumnya. Sejak hari itu pandangan mataku tak pernah teralih darinya, setiap hari kupandangi dia dari jauh.
Kuperhatikan dia dari cara bicaranya, gaya tertawanya, bahkan style rambutnya.
Dia adalah Gara, teman satu letingan yang letak kelasnya tak jauh dari kelasku. Dia adalah semangat pagi hariku, entah mengapa ketika kumelihatnya hatiku berdegup kencang. Tak tahu bentuk musik apa ini "dug dug dug". Aku tak mengerti dengan semua ini, apakah ini yang dimaksud sang pengagum rahasia?
Namaku adalah Florisita, ya panggil saja aku Flo. Aku baru saja menjadi anak SMA, yang tak mengerti apa itu kisah kasih disekolah. Tapi aku tak terlalu memikirkan itu, aku hanya ingin fokus pada sekolah untuk masa depanku. Tapi apa salahnya jika hanya menjadi semangat hariku.
.
.
Waiting for next page 😊
YOU ARE READING
Sstt.. Rahasia
Teen FictionFlo, menjadi seorang pengagun rahasia untuk menjadikannya pemangat untuk kehidupannya. Terlihat kuat dan bahagia , namun dibalik itu semua banyak rahasia yang disembunyikannya seorang diri
