PROLOG ~ TRI-YAN

70 7 6
                                        

'TERLALU BERHARAP ITU MEMANG SANGATLAH SAKIT. TAPI, DIBERI SEBUAH HARAPAN ITU LEBIH SANGAT MENYAKITKAN !!!'

******

"TRISNA CAVALISTA!!!" Seru Biyan dengan lantang membuat Trisna menatap tajam pria itu.

Trisna mendengus sinis. "Karena lo yang gak punya HATI, makanya lo itu jadi MATI RASA!!!" ucap Trisna sinis mengejek dan penuh penekanan.

"GUE CINTA SAMA ELO!!!" dan sebuah kata yang telah disusun rapih menjadi sebuah kalimat yang singkat, padat, dan jelas mampu membuat Trisna diam dan mematung seketika.

"A-apa kata lo?" tanya Trisna masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar.

"Gue cinta sama elo!!!" ulang Biyan lagi dengan santai.

Trisna masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar saat ini. Rasanya seperti sebuah mimpi yang selama ini ia impikan dan saat ini telah menjadi kenyataan.

Satu kalimat. Namun, mampu mewakili seluruh perasaan Trisna saat ini.

Kalimat yang ia tunggu selama ini, kalimat yang ia harapkan selama ini. Dan kini ia dapat mendengarkannya dengan langsung dan begitu jelas.

Tidak ada hal apapun yang mampu menandingi kebahagiaan Trisna saat ini.

Trisna sudah tidak dapat menahan senyumannya saat ini. Ia tersenyum bahagia sekali, bahkan saat ini ia mencoba menahan air matanya yang sedari tadi ingin menetes karena terlalu bahagianya.

Masih dengan air matanya yang tergenang. Trisna melangkah mendekati Biyan. Namun, langkahnya terhenti saat Biyan mengucapkan sesuatu yang langsung membuat hati Trisna seperti teriris pedang tajam yang seakan-akan baru diasah.

"Tapi itu semua hanya mimpi dan khayalan lo aja." Ucap Biyan datar membuat hati Trisna merasa teriris.

"Jadi, lo jangan terlalu berharap lebih untuk itu. Karena itu mustahil!!!" lanjut Biyan dengan telak membuat luka di hati Trisna bertambah lebar dan bertambah sulit untuk disembuhkan.

Trisna hanya diam dan tidak menjawab pernyataan Biyan yang sangatlah menyakitkan. Hati Trisna sudah terlanjur sakit. Oleh karena itu, ia tidak dapat berkata apa-apa lagi.

Trisna tersenyum sinis sambil menyeka air matanya yang hendak menetes. "Karena apa? sehingga lo gak pernah bisa untuk cinta sama gue?" tanya Trisna dengan nada yang sedikit bergetar karena ia menahan untuk agar tidak menangis.

Biyan mendengus geli. Lalu, menatap Trisna tajam. "Karena lo bodoh,ceroboh,jelek dan selalu bikin malu."

Trisna mencoba menahan sakit dihatinya. Dan dengan lantang ia menjawab ucapan Biyan. "Okeh kalo itu jawaban lo. Dan sekarang jawaban gue adalah!!!" Trisna terdiam sejenak. "Gue TRISNA CAVALISTA berjanji akan membuat BIYANKA RIVALDO yang jenius takluk dan cinta dengan Trisna yang bodoh, ceroboh,jelek dan yang selalu bikin malu ini. Dan itu janji gue!!!" lanjut Trisna membuat Biyan membelalakkan matanya.

TRI-YAN (Trisna Dan Biyan)Stories to obsess over. Discover now