Prolog

122 9 5
                                        

"Siaa.. bangun udah pagi ntar kamu telat lohh sekolahnyaa"
Suara wanita paruh baya dengan sangat nyaring gadis yang bernama Sia pun mau tidak mau membukakan matanya dengan susah payah. Sinar matahari langsung menyambutnya dengan sinar nya Sia pun mengerjapkan matanya beberapa kali untuk memperjelas pandangannya

"Hoamm...kenapa sih mahh bangunin nya pagi banget kaya orang mau ke mana aja?" Tanya nya dengan males.

"Sia apa kamu bilang ini masih pagi hm? Ga liat apa sekarang udah jam berapa?" Tanya wanita paruh baya lagi dengan berkacak pinggang dan dengan senang hati Sia pun melirik jam yang berada di nakas meja

"Hmm..jam 06.15 menit"
Jawabnya tanpa dosa

Satu menit..

Dua menit..

Tiga menit..

"Aaaa.. mamah anakmu ini kesiangan kenapa baru dibangunin sihh?" Tanya nya sambil belari lari menuju ke kamar mandi yang berada di sudut rumahnya

Sesudah itu Sia pun langsung ikat rambutnya dengan kucir kuda memakai liptint sedikit lalu berlari menuju ruang makan keluarga di sana sudah tampak kedua orang tuanya dan argh kakak Sia yang menurut dia yang super nyebelin itu

"Pagi pah mah..." serunya seraya mencium pipi kedua orangtuamya.

"Gue gak nih?" Tanya Geo seraya mengerucutkan bibir nya jadi agak maju ke depan Sia hanya membalas dia dengan memutar bola mata malas namun perlahan dengan pasti Sia pun mendekatkan kepalanya tidak bukan untuk mencium nya tetapi memakan sarapan Geo yang ada di tangannya dengan cengiran yang tercetak diwajahnya mampu membuat Geo geram dengan langkah pasti Sia pun berlari karna tidak mau terkena amukkan massa yang akan Geo berikan kepadanya lalu Sia pun menuju halaman rumah.

"Mah...Pah... Sia berangkat sekolah dulu yaaa dadah.. oh iya sampe ketemu di sekolah yaaa kakak ku yang palingggggg ganteng" serunya seraya tertawa melihat Geo kelelahan mengejarnya dan kedua orang tuanya hanya menggeleng dan terkekeh melihat kedua anaknya yang hampir setiap pagi memang selalu begini

"Yaudah mah pah Geo berangkat ke sekolah dulu yaaa assalamualaikum.." ucap Geo seraya mencium punggung tangan ke dua orangtuanya

"Walaikumsallam" balas kedua orangtua Geo dan Sia

🔵🔵🔵

Dengan semangat 45 Sia pun berjalan dengan santainya tak jarang pula beberapa siswa menyapanya dan Sia hanya di jawab oleh senyuman mautnya itu yang siapapun yang melihat itu langsung takjub atas ciptaan makhluk tuhan yang hampir sempurna ini namun hanya ada satu cowok yang tak tertarik oleh gadis itu yaitu Davano Milendra yaaa! dia dan Sia adalah The Most Wanted yang ada di sekolahan Taruna Bhakti

Sesampainya si kelas 11-Ipa 2 kelasnya Sia pun duduk di pojok belakang dekat jendela dan termasuk tempat yang strategis karena di tempat itu Sia bisa tidur dengan nyenyak tanpa rasa takut ketahuan oleh guru Sia duduk bersama sahabatnya yaitu Anissa.

"Pagii.. Sia cantik imut baik hati dan tidak sombong datangg!!!" Serunya

"Si..lo tuh ya kalo kepedean jangan tingaat dewa bisa?? Budeg gue setiap hari denger kataan lo itu" ucap Vinny

"Yee.. si Vinny yang mukanya kaya udah bapao sirik yaaa??? Gue bukan nya kepedean tetapi itu fakta Vinny sayangkuu" seru Sia sambil mencubit gemas pipi chubby Vinny

"Ihh apaan sih lo gue tau gue chubby tapi jangan ngatain gue bapao juga kalii gue juga tauu lo cantik tapi sorry aja ni yeee gue juga ga kalah cantik ama lo" cerocos Vinny yang buat Sia terkekeh melihat muka gemasnya

"iya deh iyaa gue tau jugaa muka lo bunder kaya bapao ahahaha!!" Ucap Sia lalu berlari meninggalkan Vinny dengan muka seperti ingin menelan orang

"Siaaa lo tuh yaaa ihhh dasar gue kesel sama lo!!" Teriak Vinny lalu mengejar Sia yang sudah berlari terlebih dahulu lalu keempat sahabat nya pula yang melihat kejadian itu hanya tertawa dan menggeleng kepalanya

Sia pun terus berlari lalu dari arah berlawanan laki laki sedang dengan asiknya bermain games di handphone akhirnya bertabrakan oleh sia

BRUK..

"Aww.." ringis Sia lalu mendongak pada lelaki itu yang sedang berdiri tanpa merasa nersalah itu

"Si..siaaa lo kenapa!?" ucap Vinny setengah beteriak karena kaget melihat sahabatnya sudah terkapar di lantai

Lelaki itu pun mulai mengeluarkan suara
"Makanya kalo lari liat liat sampe ada orang jalan di tabrak gitu!" desis lelaki itu bukan nya membantu Sia berdiri tetapi memasukkan tangan nya ke dalam saku celana seragam nya dan mampu membuat Sia tersulut emosi

"Harusnya juga lo yang salah jalan sambil mainan hp! Dan seenak jidat lo nyalahin gue padahal lo yang jelas jelas salah!!" Ucap Sia penuh amarah
Vinny yang berada di samping Sia pun mulai menengahi

"Udah si..kita ke UKS aja lutut lo memar ntar gue obatin yuk!" Ajak Vinny

"Tapi Vin dia belom minta maaf ke gue"

"Loh.. ngapain minta maaf lagian juga kan kita sama sama salah?"

"Kita? Lo aja kali gue ga! Udah yuk Vin kita ke UKS aja obattin kaki gue gara gara ini nih si batu dasar!!!"

Sorry aku masih amatiran jadi kaya gini nih tapi jangan lupa yaa like and vomment nya!!

#novi💙💙

All About UsWhere stories live. Discover now