YOU

410 28 5
                                        

Aku tak pernah berfikir berada didekat mu. Mengenalmu. Lalu waktu seakan berhenti saat ku tahu jantung ku berdegup begitu kencangnya. Entah rasa apa, mungkin nyaman.

Apa aku yang begitu bodoh mengartikan seluruh perilaku kamu terhadapku. Yang jelas hati ini padamu.

Rasanya bukan aku yang memulai, kamu membuatku jatuh begitu dalam. Ingin rasanya jari ini menyentuh rambut mu. Setelah sekian lama, aku selalu berfikir apakah kamu mencintai ku? Tapi jika iya, lelaki macam kamu pasti akan mengejar perempuan yang kamu cinta.

Dan selama ingatan ku ini, kamu selalu berusaha hadir di setiap mata ini memandang. Kamu yang selalu tertawa di hadapanku. Aku tak punya alasan untuk apa aku bertahan pada seseorang yang sama sekali tidak ku mengerti Ia seperti apa.

Lalu, suatu saat dimana kita tak bisa memperbaiki keadaan. Ia hadir, membawa mu pergi. Tanpa mengizinkan ku bertemu dengan mu lagi. Tapi aku memaksa, aku membuatmu berjanji. Janji yang akan membawa kamu pulang. Jujur aku rindu semua momen yang pernah kita buat. Sekarang, aku hanya bisa diam saat tau bahwa kamu lebih mencintai dia.

Aku tidak membencinya. Tapi yang aku benci adalah, kamu tak memperjuangkan cinta yang sebenarnya itu ada untukku. Sebelum Ia hadir, aku sadar kamu mencintai ku. Tapi tiba-tiba saja kamu pergi perlahan.

Lalu, disinilah aku dengan semua yang ingin aku katakan padamu. Aku tak mampu. Apa aku, seorang perempuan tak bisa menyatakan perasaan ku yang sejujurnya. Aku rasa aku punya satu alasan mengapa aku cinta padamu. 


Kamu yang membuatku cinta padamu.

u.n.t.i.t.l.e.dTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang