Truth (Prolog)

229 16 1
                                        

Pagi itu seseorang sedang melilitkan sebuah kain ke dadanya, agar terlihat rata, dan melihat dirinya sendiri di cermin 'Namaku Tara Putra Wijaya. Aku memiliki gangguan identitas gender. Dengan tubuh yang bukan laki-laki atau perempuan, orang seperti ini dinamakan IS yang berarti Interseksual...'

"Tara cepatlah.. Bisa-bisa kau terlambat nanti" teriak Melanie, yang aku dengar dari kamar.

"Ah iya-iya. tunggu sebentar" teriakku, yang masih merapihkan dasi dan jas sekolahku. Lalu keluar dari kamar, menuju meja makan mengambil kotak makan dan menuju pintu keluar dimana Melanie berada

"Pagi" sapaku saat menemukannya di depan apartemenku dengan tampang bosannya

"Kenapa lama sekali? Aku sudah berlumut menunggumu tahu" protes Melanie padaku dengan tampang cemberut

"Maaf" aku tersenyum "Ayo, berangkat!" menariknya pergi, menuju kampus kami

Ini tahun ketigaku menjadi mahasiswa jurusan Arsitektur. Melanie adalah salah satu teman yang mengetahui dan menerimaku bahwa aku IS. Aku menggunakan identitas Laki-laki untuk masuk universitas karena terdaftar sebagai laki-laki di Catatan keluarga. Sekilas aku terlihat sebagai laki-laki normal. Tapi aku memiliki bagian tubuh yang seharusnya tidak dimiliki seorang laki-laki..

7 tahun yang lalu

Aku tidak tahu bahwa aku IS, sampai usiaku 15 tahun. aku belum mendengar perubahan pada suaraku, seperti yang dialami laki-laki lain. Segera setelah itu, menginjak SMA (16) hal yang tidak terpikirkan terjadi, aku melihat darah yang keluar, saat aku buang air kecil. Aku yang berpikir jika aku terkena penyakit, lalu memutuskan memeriksakan diri ke Rumah sakit.

..

Di ruangan Dokter yang serba putih, aku melihat Dokter membawa kertas hasil test kesehatanku. Lalu dia duduk di hadapanku, menaruh kertas tersebut di meja dan menyerahkannya padaku.

HASIL PEMERIKSAAN

Nama : Tara Putra Wijaya
Umur : 16 tahun

Hasil : 1. Gangguan perkembangan sex

"Gangguan perkembangan sex?" tanyaku heran

"Ya. Ini diketahui sebagai Interseksual, juga dikenal sebagai IS. Itu terjadi kepada 1 diantara 4500 orang. Ada beberapa yang mempercayai 1 diantara 2000 orang"

"Itu.. Saya benar-benar tidak mengerti apa yang anda katakan?"

"Tubuh anda bukan Laki-laki atau Perempuan"

Bagai tersambar petir, aku sangat kaget. Aku hanya diam mendengar penjelasan itu. Menenangkan diri berusaha tabah dan menerima semua yang dikatakan oleh Dokter bahwa aku Interseks

"Ada banyak perubahan tipe dari kondisi interseks.
1. Ada orang yang terlihat seperti laki-laki pada awalnya, kemudian payudaranya tumbuh
2. Beberapa memiliki testosteron meskipun mereka memiliki organ reproduksi perempuan
3. Juga ada mutasi yang memiliki ovarium dan testis. Menurut saya anda masuk tipe yang ketiga. Anda mempunyai Ovarium, dan darah yang keluar dari organ reproduksi anda, karena fase Menstruasi"

"Menstruasi?.. Tapi a-aku laki-laki"

"Ya., itu bisa saja terjadi, karena ketidak seimbangan hormon. Karena kadar estrogen di dalam tubuhmu di atas normal bahkan melebihi kadar testosteronnya. Itu mempengaruhi Tubuhmu saat ini, menjadi lebih dan lebih feminin. Saran saya anda memikirkan ingin menjadi apa kedepannya, Laki-laki atau Perempuan.."

"Tapi.." ucapku memotong penjelasannya

"Dalam masyarakat, normalnya ada laki-laki dan perempuan. Kalau anda bukan diantara keduanya. Kehadiran anda akan sangat sulit untuk di terima" lanjut Dokter

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 23, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

YES or NOWhere stories live. Discover now