Kemah (KEmping di ruMAH)

1.7K 123 21
                                    

"Bosen nih tidur dikamar terus" keluh Hidan di ruang keluarga. Kisame mengangguk setuju dan diikuti oleh Zetsu, Dei, dan Sasori.

"Kemah yuk!" usul Itachi. KisaHidaZetDeiSaso mengangguk.

"Emang mau kemah dimana? Di tebing patung muka Hokage?" tanya Pein.

"Di buper aja" usul Konan.

"Emang ada buper di Konoha?" tanya Zetsu. Semua hening, berfikir.

"DI KIARA PAYUNG!" tiba-tiba suara Akiko menggelegar diruangan dan Akatsuki Family pun membogem Akiko berjamaah.

"Di buper mahal" protes Kakuzu yang, biasa lah, reader juga tau.

"Gwi bumaw" usul Tobi. Tunggu, Tobi emang ngomong apa? /plak/

"Kan namanya Kemah, KEmping di ruMAH" kata Sasori. Sasori pun dijitak oleh Zetsu dan menyebabkan reaksi kimia pada Itachi, menghasilkan Natrium Klorida keluar dari keriput Itachi /plak/.

"Zetsu, gak boleh ada kekerasan ke adik kamu! Kamu tau gak, kalo kamu main kekerasan ke adik, nanti gedenya jadi preman kayak orang sebelah kakak..." protes Itachi dan mengecilkan suaranya di setengah kalimat terakhir.

"Bukan urusan aku, mau Sasori jadi preman kek, mau jadi Sasori saos tiram kek, bukan urusan aku" jawab Zetsu.

"Tunggu, emang punya tendanya?" tanya Dei. Hening...

....

"Aku ada tenda Dora" kata Itachi memecah suasana, tapi malah nambah keheningan.

....

"Kenapa gak diluar aja? Pake sleeping bag?" usul Pein. Semua mengangguk setuju.

"Tunggu, emang ada sleeping bagnya?" tanya Dei. Hening lagi...

....

"Buat dari kertas ibu aja" usul Kisame. Semua mengangguk setuju.

"Tunggu, emang-" "Gak usah ada tunggu-tunggu" Pein memotong Dei yang mau ngomong.

"Yaudah, hayu" kata Hidan yang langsung ke luar. Tapi tiba-tiba dia masuk lagi.

"Kenapa kak?" tanya Sasori. Hidan menggaruk-garuk dadanya.

"Banyak nyamuk" komentar Hidan. Semua ber-ooh ria.

"Kan namanya Kemah, KEmping di ruMah. Jadi didalem rumah" komentar Dei.

"Sama aja boong lah!" protes Zetsu.

"Huwa! Ehehehe bwa gyu" tiba-tiba, Tobi yang entah dari kapan jalan keluar membawa sekarung penuh nyamuk idup.

"Ya ampun, Tobi kok bisa nangkep nyamuknya idup-idup?" tanya Hidan keheranan. Semua hening karena berfikir.

....

"Idiot" kata Tobi. Itulah kata pertama yang diucapkan Tobi anak baek!!

"Ya ampun dia bicara!" kata papa Pein dengan bangga.

"Halah, masa kata pertamanya 'idiot'? Gak masuk akal" komentar Kisame. Tobi pun melompat-lompat sambil menunjuk Kisame.

"Idiot! Idiot! Idiot!" katanya yang masih lompat-lompat. Kemudian jarinya berpindah ke Pein. "Mesum~" kata kedua Tobi pun keluar tanpa dosa.

"Idiot!" kini giliran Pein yang ngomong idiot.

"Udah yuk, karena nyamuknya udah ditangkep oleh Tobi balita baek, yuk langsung keluar!" ajak Konan. Semua anggota Akatsuki Family pun mengikuti si mama Konan dan Tobi balita baek.

Tapi, kejutan menunggu didepan mereka. Apakah kejutan itu? Simak di chap selanjutnya!



Akatsuki Family [DISCONTINUED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang