01

23.3K 345 0
                                        

Sebuah sedan besar berhenti di depan sebuah rumah mewah yang dikelilingi tembok tinggi. Sebelum para pelayan yang bergegas mendekat sempat membuka pintu belakang, seorang pria bertubuh tinggi membukanya sendiri dan melangkah keluar. Asisten sekretaris, yang buru-buru keluar dari kursi penumpang, segera bergerak mengikuti pria itu.

Kim Youngjun, asisten sekretaris yang bertugas melayani Kang Moojun, ketua dewan dan pemegang saham utama grup KA yang terkemuka, mengikuti dari belakang, memandangi bahu lebar atasannya. Pemilik rumah mewah ini, Ketua dewan Kang Moojun, adalah seorang pria paruh baya dengan postur tinggi, tubuh berotot, dan wajah tampan tanpa kerutan, yang membuat para karyawannya mengaguminya.

Para pelayan langsung berlutut saat mereka masuk ke dalam mansion mewah milik keluarga Kang itu — salah satu klan paling mulia dan legendaris di negara tersebut. Klan alpha murni tanpa pencampuran genetik beta atau omega.

Kim Youngjun menelan ludah saat melihat sekitar ruangan luas: lantai marmer bersih berkilauan; lukisan portrait para lelaki alpha tampan bertema sejarah keluarga tertancap rapih di dinding putih murni.

“Euh... A-ah!”

Dari dalam koridor tempat mereka berdiri, terdengar erangan lembut dan menggoda. Melihat atasannya berjalan ke depan seolah sudah terbiasa dengan hal itu, Kim Youngjun berusaha menenangkan detak jantungnya yang berdebar kencang. Tubuhnya kaku karena tegang. Ia bertekad untuk bersikap wajar, seperti yang diajarkan para seniornya tentang rumor bahwa ada sesuatu yang berbeda di lingkup keluarga alpha murni itu. Ia mengikuti ketua Kang Moojun masuk ke ruang tamu. Di sana, pemandangan mengejutkan terungkap di hadapannya. Kim Youngjun membeku, bahkan lupa untuk berkedip.

Di tengah ruang tunggu yang biasa digunakan untuk menyambut tamu, sebuah sofa berbentuk U yang besar diletakkan. Dua pria disana, saling memeluk erat. Mereka menghadap ke arah di mana Kang Moojun dan asistennya berdiri, kaki mereka terbuka lebar, bagian bawah tubuh mereka bergerak dengan penuh gairah.

“Dad...kamu pulang?”

“Hgh!...Daddy... kamu di sini... A-ah!”

Kim Youngjun, yang masih membeku, baru menyadari siapa salah satu dari mereka. Itu adalah Kang Juwon, putra kedua ketua dewan KA Group. Dia telah bergabung dengan departemen perencanaan strategis perusahaan sebagai karyawan pada tahun sebelumnya, tetapi tak seorang pun memperlakukannya sekadar sebagai karyawan biasa.

Semua orang tahu dia akan melewati jenjang seperti wakil atau manajer dengan cepat. Ia akan naik melalui posisi pemimpin tim dan kepala divisi untuk menjadi eksekutif di grup tersebut dalam waktu sekejap. Putra sulung ketua dewan, Kang Joohyuk, direktur eksekutif di KA Group, yang telah menetapkan preseden tersebut.

Namun, tak ada yang mempertanyakannya. Keluarga Kang dari KA Group adalah salah satu dari sedikit keluarga alpha murni di negara ini, yang bangga akan kebangsawanan dan keabsahan garis keturunan mereka. Merupakan fakta yang tak terbantahkan bahwa keluarga alpha legendaris ini unggul dalam segala hal, bukan hanya dalam penampilan.

Pria kecil yang duduk di atas paha tebal Kang Juwon telanjang bulat, tubuh bagian bawah mereka saling berkaitan erat. Kang Juwon terus menerus menusuk pria mungil di atasnya, tangannya menggoda puting merah dan montok pria kecil itu. Setiap kali Juwon menarik diri, penis besar dan tebal yang tertanam di lubang vagina pria kecil itu memperlihatkan ukurannya yang mengesankan.

“Jadi, kamu pulang lebih awal hari ini?”

“Ya, nak. Setelah konferensi minggu lalu, minggu ini agak lebih santai.” balas Kang Moojun tenang sebelum pria itu mulai buka suara lagi,

“Jangan terlalu santai, Juwon. Kamu harus memberikan yang terbaik dalam peranmu saat ini sebelum naik jabatan. Ada alasan mengapa kamu memulai sebagai karyawan.”

Omega Keluarga Kang 🔞Bağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin