Marcella, yes its me Marcella gue anaknya freandly abis yang gampang banget akrab dengan siapapun, menurut gue sendiri itu dan banyak yang bilang kalo gue childish, gue akui itu karna banyak orang' juga yang bilang kalau sifat gue masih ke kanak²kan gitu, gue orangnya juga sok asik ke siapa aja jadi ga heran kalo banyak juga yang benci Ama gue karna sifat gue yang satu ini yaitu sok asik tapi bodo amat si gue cuek aja.
umur gue 14 tahun, gue sekolah di SMP negeri Alexander dan kelas 8 SMP ini, gue suka tipe cowo yang dingin,cuek, cool yang ga gampang akrab sama cewe entah itu kuper atau bukan whatever intinya gue suka cowo tipe Kaya gitu dan gue udah Nemu pas gue kelas 7 SMP dia twins Yap kembar gue pengen dapetin salah satu dari mereka dan gue lebih tertarik dengan kakaknya yaitu Nara.
-
-
-
"nek,kek, Marcel berangkat dulu yahh".
"iyaa, hati-hati mar". balas kakek dan nenek kepadaku
Marcella memang suka di panggil mar sama kakek neneknya,padahal ia tidak suka di panggil mar, ia lebih suka di panggil cel kyak lucu gitu woi, dan marcella tinggal dengan kakek dan nenek nya karena ia sudah di tinggal ibunya dari kecil, marcell bahkan sudah seperti tidak memiliki ibu, lebih tepatnya kehilangan peran ibu, karena tidak pernah akrab dengan ibunya sendiri ketemu hanya 1 tahun sekali disaat lebaran saja, itu pun ia dan ibunya jarang sekali berkomunikasi.
Marcella tidak mengetahui keberadaan papah nya sekarang dan ia juga tidak tahu apakah papah nya masih hidup atau tidak karena ibunya tidak pernah menceritakan tentang papahnya ia ditinggal papahnya sedari ia masih di dalam kandungan ibunya, Marcel sangat membencinya tetapi Marcel juga rindu dan inginn bertemu papahnya Marcel ingin melihat seperti apa wajah papah kandungnya, namun sepertinya itu sangatlah mustahil baginya untuk bertemu dengan papa kandung nya .
5 menit kemudian..
"huh, sampe juga, kelas gue di mana yak,ah semoga si Izzah 1 kelas Ama gue lah, atau siapapun kek". ucap Marcel dalam hati
setelah itu, Marcel pun mencari kelas barunya karena sekarang hari ini adalah hari pertama ia naik ke kelas 8, setalah muter-muter kesana kemari akhirnya Marcel pun tiba di salah satu kelas di dekat sanggar Pramuka yang di mana namanya terpampang jelas tertulis di papan nama kelas.
tetapi ada yang bikin Marcel kaget bukan kepalang, dimana nama Nara terpampang jelas juga tertulis setelah 1 baris dari nama siswa lain.
"eh, wai wait waitttt, iniihhh..Nara??". ucap Marcel dalam hati, terkejut sambil menutup mulut dengan tanganya sendiri
"Omyygttttttt benerann ga sihhh iniiii, ah bener juga ini ga mimpii ternyata". ucap Marcel kegirangan sambil mencubit pipinya Karena tidak percaya bahwa ia satu kelas dengan Nara
Akhirnya Marcel bergegas masuk ke kelas untuk cepat' mencari tempat duduk baru dan melihat apakah Nara sudah berangkat atau belum, Marcel juga melihat bahwa ada Izzah juga satu kelas dengannya ia sangat senang karena doanya terkabul jadi tidak susah' berkenalan dengan murid lain untuk mengajaknya duduk bersama, karena teman sebangku nya dulu 1 kelas lagi dengannya.
"heii izzaahh yeyy kita satu kelas lagii, gue duduk bareng lo kan".
"haii sini' Lo di situ gue disini". ucap izzah mengatur tempat duduk
"okeedeh, eh gue ga nyangka kita bisa satu kelas lagii tauu zah". ucap Marcel kegirangan
"iyaa anjr gue juga, syukur deh kita satu kelas lagi ya ngga". balas Izzah
"iyaa bener²". jawab Marcel
Marcel dan Izzah pun lanjut bertukar cerita selama guru belum datang, dan di tengah-tengah obrolan mereka Marcel melihat Nara yang baru datang,berjalan menuju ke tempat duduknya dan ternyata Nara duduk tepat di belakang bangku sampingnya, Marcel langsung mengalihkan pandangan karena kaget dengan teriakan temanya itu.
"woy, Marcel!!, Lo ngeliatin siapa si serius amat dah siapa², gue lagi cerita juga malah di cuekin". panggil Izzah agak kesal karena Marcel tidak mendengar dan memperhatikan nya selama cerita
"eh, iya za gimana-gimana, sorryy yahh gue ga fokus bisa di ulang ga". ucap Marcel merasa bersalah krna ia tidak mendengar cerita temanya itu, untunglah Izzah cepat' memanggilnya sebelum Nara melihat kalau ia sedang memperhatikan nya.
"tau ah males gue jadinya, lo ngeliatin siapa si tadi heran." tanya Izzah keheranan
"oh, engga itu tadi gue nglamun doang zaa ga ngelihatin siapa² kok,udh ayo lanjut cerita Lo za". balas Marcel mengalihkan pembicaraan
"huuh, yaudah dengerin yah awas aja Lo kalo nyuekin gue lagi". Izzah
"iyaaa iyaa enggak". jawab Marcel
Marcel sangat senang karena ternyata Nara duduk dekat dengan tempat duduknya namun Marcel agak aneh dengan Nara padahal banyak tempat duduk yang masih kosong, tempat duduk paling belakang pun masih kosong kenapa dia tidak duduk di sana, pdahal juga setau Marcel cowo lebih suka duduk di bagian paling belakang, tetapi biarlah terserah nara yang penting Nara duduk dekat dengannya.
10 menit kemudian guru pun datang.
"assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh". ucapan salam Bu sri ke muridnya
"waalaikumsalammm warahmatullahi wa barakatuh". balas siswa siswi bersamaan
"halloooo anak' gimana kabarnya sehat hari ini?". Tanya Bu sri
"Alhamdulillah baikk buu". jawab murid serentak
"welcome dan congrats buat kalian yang naik ke kelas 8 ini yahh...gimana kelasnya enak gaa anak²". Bu Sri
"ga enak buuu sempitttt, terus jelek jugaa ga suka!!!".
"iya Bu ga enak sempit masa ada kaya gitunya si buu". protes murid yang lain kepada Bu Sri
" eh tapi menurut gue enak kokk guys sempit sih tapi keramik yang nempel berjejeran itu kan bisa buat duduk buat nyantai kita ya ga za". potong Marcel ke Arah temanya yang protes itu
"iya sih bener banget ngga PP guys nanti kan bakal kita hias kelas ini pasti bagus kok". balas Izza ke Marcel dan teman-temannya
"iyaa anak² benar kata teman kalian nanti kan bisa kalian bersihkan dan kalian hias". Bu Sri
"tapi kalo boleh tau ini bekas apa ya Bu sebelumnya". tanya salah satu murid
"oh, ini tadinya dapur nak dan sekarang sudah jadi kelas tetapi di samping nya tidak bisa di bongkar jadi terpaksa kalian harus memakai kelas dalam keadaan seperti ini, nggak ppa yhh anak". jawab Bu Sri berusaha menenangkan murid-muridnya
"hmmm, yasudah Bu tidak apa apa yang penting masih bisa di pake ruanganya".
"okee sekarang mulai yahh pelajaran nyaa." Bu Sri
Kelas pun di mulai dan karena ini hari pertama jadi jadwal piket jadwal pelajaran dan struktur kelas pun di atur ulang, Marcel kini menjadi sekretaris kelas, Marcel senang karena memang ia suka menulis di papan sejak kelas 7 menjadi sekretaris bahkan sejak SD.
-
-
-
-
Jangan lupa vote dan komen-komen Yach siapa tau masih ada yang kurang dalam penulisan🙏maklum ya guys iseng doang gabut terus gada ide buat nyari cerita lain, maaf kalo garing🙏🙏
lanjutt gak nihh??komen yaach
have fun☺️🌷
YOU ARE READING
Marcella's Nara [Twins]
Fanfiction[BANTU VOTE, JANGAN BACA DOANG] awal mula Marcella ingin mendekati twin boys yang pertama kali dia kenal di SMP negeri Alexander, tidak populer namun itu yang membuat Marcella tertarik dengan twins, dingin, cuek dan tidak suka spot light, apakah Mar...
![Marcella's Nara [Twins]](https://img.wattpad.com/cover/394860089-64-k253871.jpg)