Prologue

30 2 1
                                        

"Cinta pertama itu sama seperti hujan pertama setelah kemarau panjang, menyejukkan, memukau namun tak pernah bertahan selamanya"


Suara rintik hujan menjadi musik pengiring yang memenuhi udara di sebuah kafe kecil di sudut kota. Aroma kopi yang hangat bercampur dengan semilir aroma tanah basah menyelimuti suasana.

Sidney Hanagumi, duduk didekat jendela besar, menatap jalanan yang basah oleh hujan. Sambil memeluk secangkir teh latte hangat, dia menarik napas panjang, mencoba meredakan gelombang emosi yang perlahan membuncah di dadanya.

Di hadapannya, layar laptop mulai menyala, menampilkan halaman kosong. Jemarinya bergerak pelan, menyentuh keyboard, mengetikkan kalimat pertama dari kisah yang selama ini hanya tersimpan rapi di dalam hatinya.

“Ada seseorang yang pernah kuburu dalam diam, seperti mengejar bayang-bayang yang hampir tak bisa kugapai. Dia datang membawa warna baru dalam hidupku, hanya untuk kemudian pergi, meninggalkan ruang kosong yang tak pernah sepenuhnya terisi …”

Sidney berhenti sejenak. Matanya menerawang jauh, menembus hujan yang terus menari dibalik kaca. Semua itu dimulai saat dia masih seorang siswi SMA, seorang gadis biasa yang terlalu berani bermimpi untuk mendekati seseorang yang tak biasa.


Halo semua, kenalin aku gege si penulis baru. Salam kenal ya semua. After The Rain adalah cerita pertama aku yang berani aku up kesini, jadi maklum ya kalau masih kurang hehehe. Tapi semoga aja kalian suka sih, tetep saling support ya semua dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini. Love all -g

AFTER THE RAIN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang