00. Prolog

1K 24 2
                                        

Happy Reading, Hope you like it🌊💙

Seorang gadis dengan tinggi 155cm tengah berdiri didepan pagar pembatas rooftop, pandangannya menatap langit gelap diatas sana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seorang gadis dengan tinggi 155cm tengah berdiri didepan pagar pembatas rooftop, pandangannya menatap langit gelap diatas sana.

Dress selutut berwarna biru muda yang membalut tubuhnya, sepasang sneakers putih, tas soren berwarna senada tersampir di bahu, dan bandana biru yang melekat di kepalanya, juga rambut yang digerai menambah kesan cantik pada gadis itu.

Thalassa Sereia, atau kerap disapa Thala. Gadis cantik penyuka warna biru, apapun tentang biru pasti ia menyukainya.

Seperti namanya juga, 'Thalassa Sereia' yang memiliki arti dalam mitologi yunani, yaitu putri laut. Gadis itu sangat menyukai laut, sebut saja ia Thalassophile, karena ada banyak hal yang membuatnya tertarik pada laut.

Malam ini, tepatnya di rooftop sebuah cafeshop, Thala sedang menunggu seseorang sejak dua puluh menit lalu. Jam di ponselnya sudah menunjukkan pukul tujuh lewat dua puluh menit, namun hal itu tak membuat Thala jenuh untuk tetap menunggu. Lima menit berlalu hingga suara pintu terbuka membuat Thala mengalihkan perhatiannya.

Gadis itu tersenyum kala menemukan sosok yang di tunggunya, ia berlari menghambur kedalam pelukan orang itu.

"Akhirnya kamu datang juga, Attar" ucapnya, memeluk erat cowok itu.

Selang beberapa detik, cowok yang dipanggil Attar itu melepas pelukannya, ia menatap Thala dengan wajahnya yang datar.

"Let's break up"

"Huh?" Thala mengerjapkan matanya, berusaha untuk memahami perkataan cowok itu yang tiba-tiba.

"Let's break up, Thala" ulangnya, dan kali ini Thala menggeleng pelan sebagai respon.

"Attar, maksud kamu apa?"

"Lo tau maksud gue"

Thala menggelengkan kepalanya lagi, air matanya entah sejak kapan sudah jatuh membasahi pipinya. Rasanya 'pun sangat sulit untuk membalas perkataan cowok itu.

"Gue tau lo paham, gue harap-"

"Tapi kenapa?" Sela Thala, memotong ucapan Attar selanjutnya.

Cowok itu mengalihkan tatapannya dari wajah Thala, "gue suka sama perempuan lain" ucapnya membuat Thala terkejut.

Mendengar langsung dari lelaki yang kita cintai jika dia mencintai gadis lain. Sungguh, ini lebih sakit dari apapun.

"Cukup sampe disini. Gue udah gaada rasa sama lo, gue capek sama hubungan ini, lupain semua tentang kita, anggap hubungan itu gak pernah ada" Attar membalikkan badannya hendak pergi dari tempat itu, namun belum sempat ia melangkahkan kakinya, lengannya lebih dulu dicekal.

Attar menatap tangan mungil yang menggenggam lengannya, "dan mulai sekarang, jauhi gue, Thalassa." Ucapnya seraya melepas tangan gadis itu dari lengannya, kemudian ia melangkah pergi meninggalkan gadis itu sendirian.

Punggung tegap Attar menjauh dan kian menghilang dibalik pintu. Thala menatap kepergiannya dengan tatapan yang sulit diartikan.

Gadis itu kembali menyeka air matanya, "jadi ini, Attar? Ini hadiah yang aku terima dihari ulang tahun?"

<♡>

Semakin banyak vote dan komen semakin cepat aku up nyaa🥰

Semakin banyak vote dan komen semakin cepat aku up nyaa🥰

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Siap mengikuti kisah Thalassa & Hael?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Siap mengikuti kisah Thalassa & Hael?

Btw dukung terus ceritakuu dengan pencet bintang di pojok kiri bawah yawww💙 See youu in the first part!!!🌊💙

HAEL SADEWACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang