Cerita ini mengisahkan seorang gadis bernama Keina, yang di masa kecilnya memiliki dua sahabat dekat, Kastara dan ???. Persahabatan mereka harus terpisah ketika Keina pindah ke Jakarta karena pekerjaan orang tuanya. Kepergian itu meninggalkan luka d...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
The Conquest Boys adalah geng motor ternama yang beroperasi di wilayah Jakarta. Mereka dikenal dengan reputasi yang tangguh serta loyalitas yang kuat antar sesama anggota. Dari total 55 anggota yang bergabung, terdapat lima orang yang menjadi bagian inti utama. Kelima anggota inilah yang memegang peran vital dalam mengatur sekaligus memimpin setiap pergerakan geng.
Meskipun kerap identik dengan gaya hidup bebas dan kenakalan khas anak jalanan, The Conquest Boys tetap menjunjung tinggi kode etik mereka sendiri. Persahabatan, solidaritas, dan rasa saling percaya menjadi fondasi yang kokoh dalam hubungan antar anggotanya. Namun, perjalanan mereka tak selalu mulus. Geng ini sering terlibat konflik dengan kelompok lain, terutama musuh bebuyutan mereka, Hell's Evil.
Setiap anggota inti memiliki karakter, keahlian, dan perannya masing-masing. Perbedaan inilah yang justru menjadikan mereka pilar kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan. Kekompakan, keberanian, serta jiwa kepemimpinan para anggota inti menjadi daya tarik utama yang membuat The Conquest Boys tetap disegani di kalangan komunitas motoris Jakarta.
Perkenalan Tokoh:
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
1. Ananda Kastara Narendra (Tara, Kasta) Kastara adalah cowok berandalan dari Moonstar Academy, dikenal sebagai ketua geng motor The Conquest Boys. Ia merupakan teman masa kecil Keina, dan hanya dia yang dipanggil dengan nama khusus darinya: Alen. Kastara punya kepribadian yang berubah-ubah, tergantung situasi dan kondisi. Namun satu hal pasti, saat bersama teman-temannya, ia bisa menjadi dirinya sendiri. Karena sifatnya yang sulit ditebak dan kerap berubah, ia dijuluki Bunglon yang Sadis. Tajam, tegas, dan tidak pernah memakai basa-basi, komentar-komentarnya sering membuat orang terdiam. Meski begitu, bagi orang terdekatnya, itulah Kastara yang sebenarnya.
Secara fisik, Kastara memiliki tinggi sekitar 177 cm dengan bahu tegap yang memberi kesan kuat dan berwibawa. Rambut cokelat gelapnya cenderung berantakan dan sering dibiarkan jatuh natural menutupi sebagian dahinya, menambah aura misterius pada dirinya. Tatapan matanya tajam dan dalam, seolah mampu menembus pikiran orang lain, berpadu dengan rahang tegas, hidung mancung, serta bibir tipis yang kerap melengkung dalam senyum sinis. Kulitnya putih bersih, namun beberapa bekas luka samar di tangannya menjadi bukti dari perkelahian masa lalu. Untuk gaya, Kastara lebih sering tampil dengan jaket motor, kaus hitam, serta aksesori seperti cincin atau kalung rantai yang semakin mempertegas citra berandalannya.