•PROLOG

605 31 58
                                        

Altarel Aldebaran
Sosok lelaki penyuka bulan dan
Menyukai seorang Aurora

⚠️ Di dalam cerita banyak
Terdapat adegan perundungan,
Pembunuhan,berdarah,
Kekerasan Dan traumatis.⚠️

••••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




Author pov

Seorang gadis ringkih terisak
Pelan di sudut ruangan.

Bercak darah di mana-mana.
Tangan yang penuh dengan noda
Darah.

Darah mengalir deras dari tangan.
Ya, dia melakukan self harm.

Bukan hanya menyayat tangan,
Dia Juga membenturkan
kepalanya Berkali-kali pada
tembok.

Suara tangis tertahan diiringi
Butiran air mata yang keluar
Deras dari sana.

"Tuhan.. sampai kapan?" Lirih nya.

Ia berdiri tertatih-tatih, memegang
Pada tembok agar tidak terjatuh.

Gaun putih yang ia kenakan tadi
Sudah penuh dengan noda
Darah. Aurora meraih tumpukan
Buku, dan menyusun nya dengan
Rapih. Buku itu ia tumpukan
Menjadi tinggi lalu meraih
Dasi sekolah.

Ia hendak melakukan percobaan
Bunuh diri.

Mengikatkan nya pada ujung
Lampu dan leher nya.

"Maaf tuhan.. aku ga kuat.." lirih
Nya sembari terisak-isak.

"Aku lelah tuhan.. maaf" kyara
Hendak terjun dari tumpukan
Buku dengan leher terikat.

Brak!

"LO GILA!"

Altarel menangkap tubuh ringkih
Aurora yang hendak terjun.
Lalu, memeluk nya dengan erat.
Altarel melepaskan ikatan dasi
Pada leher kyara dengan sangat
Lembut. -Altarel Aldebaran

"Lo kenapa!? Lo gila ya! Lo bisa
Mati!, Lo ga mikirin dampak nya
Apa!" Bentak altarel pada nya.

"Gue cape, gue cape! Setidak nya
Jangan beri gue harapan! Kalau
Lo cuma mau main-main sama gue!"

"LO PIKIR GA SAKIT! SAKIT, LO
BERI GUE HARAPAN SEOLAH
LO BENAR-BENAR SUKA SAMA
GUE! PADAHAL ENGGA!"
Bentak Aurora dengan air mata
Yang bercucuran.

Altarel meraih tangan Aurora yang
Ia sayat menggunakan silet.
Lalu, mengusap nya dengan
Lembut. Altarel menunduk
Menatap manik mata Aurora.

"Jangan gini Ra.." Aurora terisak
Di pelukan altarel. Lelaki yang
Ia cintai sekaligus lelaki
Yang ia benci.

Aurora memukul pelan Dada
Altarel Dan menenggelamkan wajahnya Di dalam dekapan
Altarel.

Altarel Aldebaran Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang