01|awal yang tak sengaja

432 203 151
                                    

Jogjakarta, 5 Januari 2013_

Tepat pukul 06 pagi Renata bangun dari tidurnya yang kurang nyenyak tadi malam, ia terpaksa harus berangkat sekolah karena sekolah adalah tempat yang tenang bagi Renata, biarpun disekolah brisk namun Renata menyukainya dia merasa tidak sendirian.

Berbeda dengan suasana rumah, setiap hari selalu berisik. Mulai dari pertengkaran lalu tiba-tiba tangisan. Renata hampir muak dengan semua kelakuan orangtuanya yang tak henti-hentinya meributkan hal yang sama yaitu ekonomi.

Setelah selesai bersiap, Renata langusng pergi meninggalkan rumah dan menuju ke tempat yang ia selalu rindukan, sekolah.
Saat masuk ke gerbang dia langsung disapa hangat oleh guru dan teman-teman yang membuat dia semakin bersemangat.

Kring.
Kring.
Kring.

Bell tanda masuk sudah berbunyi, Renata langusng bergegas untuk masuk ke dalam kelasnya.

Saat guru tiba, alangkah terkejutnya semua saat melihat orang asing yang ikut masuk mengikuti sang guru. Guru memberi isyarat pada murid baru itu agar memperkenalkan diri.

"Perkenalkan nama saya Raden Arya baskara, saya dari bandung"
"Anak-anak ini adalah murid baru disekolah, dia pindah ke Jogja karena pekerjaan orangtuanya. Silahkan Arya boleh duduk". pinta sang guru pada Arya, dan Arya hanya mengangguk sopan.

Arya pun duduk di bangku yang tak jauh dari Renata tempati.
Mata Arya terfokus pada Renata yang sedang menulis, wajah damai dengan rambut coklat yang terikat setengah itu mampu menarik hati Arya dalam sekali pandang.

Saat jam istirahat, Arya berinisiatif untuk berkenalan dengan Renata. Perlahan Arya mendekati Renata yang sedang duduk sendirian di bangkunya.

Renata merasa ada seseorang yang di dekatnya, dia membalikkan badannya dan benar saja, Arya berada tepat di belakang bangkunya

"Haii"
Sapa Renata pada Arya dengan senyum manisnya, Arya ikut tersenyum saat disapa Renata.

"Haii juga, aku boleh kenalan sama kamu?" Tanya Arya tanpa gugup dan percaya diri

"Boleh, namaku Renata. Kalau namamu?"

"Bukannya tadi sudah kenalan?" Mendengar itu renata merasa tak yakin, dia tak mendengarkan apa yang Arya katakan didepan tadi.

"Oh ya ehehe maaf tadi aku tidak memperhatikan saat kamu berkenalan didepan" ujar Renata sambil terkekeh karena malu.

"Ohh iya gak apa, namaku Raden Arya baskara" Renata sontak kagum dengan nama yang Arya sebut

"Wahh namanya bagus" puji Renata.

"Haha makasih. Kalau nama lengkap mu siapa? Maaf kalau aku lancang"

"Nama lengkap ku ayu Renata sari" ujar Renata memberitahukan nama lengkapnya pada Arya

Arya terkagum sebentar dengan nama Renata, gadis itu memiliki nama yang secantik parasnya.

"Aku boleh panggil kamu ayu?" Tanya Arya membuat Renata bingung

"Kenapa? Aku kurang terbiasa sama nama ayu"

"Karna ayu itu artinya cantik, dan kamu cocok kalau pakai nama itu" ujar Arya yang membuat Renata jadi salah tingkah. Walau wajahnya hanya tersenyum saja tapi di dalam hatinya dia sudah meronta-ronta kesenangan.

"Hmmm, terserah dehh" Renata sontak bangun dari kursinya meninggal Arya, karna dia tak ingin terbawa suasana dengan laki-laki penggombal itu.

"Haha, ayu lucu"

Jogjakarta Dan Kamu Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang