#15 " The Best Part Before....Storm"

Start from the beginning
                                        

Hari bahagia penuh canda itu berakhir mengenaskan dengan jeritan Build yang mendapati kenyataan jika anaknya kecelakaan. Dua jam mereka mencari dimana keberadaan Paris, bahkan Nani tidak memperdulikan luka di perutnya mengejar seorang yang terlihat di CCTV membawa Parisnya. Menghajar satu diantara 5 orang yang anak buahnya tangkap dan mengaku meninggalkan Paris bersama 3 orang wanita yang membayar mereka.

Prem memeluk tubuh Build yang berdiri di pinggir sungai, tubuhnya benar-benar lemas bahkan hanya untuk berdiri ia tidak sanggup. Build dan yang lain sedang menunggu mobil yang membawa anaknya diangkat dari dasar sungai dengan dua helikopter milik keluarganya. Bahkan Venice sudah memastikan sendiri jika itu adiknya dengan ikut menyelam setelah mendengar jika adiknya mengendarai mobil dan menceburkan diri ke sungai setelah menyetir ugal-ugalan. Venice sendiri harus menahan diri saat ingin menolong adiknya dari dalam sungai, tubuhnya ditarik paksa keluar oleh tim Sar yang mengkhawatirkan keadaannya yang menyelam tanpa menggunakan peralatan keselamatan.







" Luk??!!!! Luk?!!!!"





Thana histeris melihat calon menantunya diangkat menuju ke permukaan, ia memaksa ikut ke atas salah satu perahu relawan- dan kini ia memeluk tubuh Paris yang terluka parah setelah bangkai mobil diangkat dari dasar sungai dan relawan membuka paksa pintu mobil untuk mengeluarkan Paris.





" Luk?? Ini Mommy?? dingin?!!!! Mommy disini-Mommy memelukmu, Luk! Yaaaaack!!!! Bisa tidak kalian bekerja!!!!!! Anakku kesakitan?!!!"



Tidak peduli angin malam, tidak peduli pada keselamatan dirinya sendiri. Thana memberi jaketnya pada sang menantu, menjerit marah melihat keadaan Paris yang jauh dari kata baik berusaha bernafas.




" Phi.....Dew rak Phi, na--"



Suara lirih itu masih terdengar oleh Thana yang memeluk Paris. Ia memaki pada siapa saja memintanya membawa ke daratan secepatnya untuk memberi pertolongan pada Paris.



Tiba di daratan, Build berlari mendekat-





" naiklah, aku dan yang lain di belakang"



Build mengangguk, naik bersama tubuh anaknya.


Thana bergegas mencari Nani, ia tahu anaknya itu pasti akan menyalahkan dirinya sendiri yang tidak bisa menjaga Paris.


" Nani??"


Anaknya itu berdiri menatap kepergian ambulance, mematung tanpa memperdulikan lukannya.




" jja, kita menyusul"




.


.








" Orang gila mana yang telah mengusik Summetikul?"


.





.






" bagaimana keadaannya?"





Tanya Vegas, ketika datang setelah menyelesaikan urusannya bersama sang kakak.





" dokter bilang luka-lukanya cukup parah, dan juga dinyatakan koma meski kita tidak tahu seberapa kemungkinan dia bertahan"



jawab Venice lirih, ia mengabaikan tubuh basahnya sendiri dan memilih duduk di luar ruangan.




" Pha?"




" di dalam"





" Nani?"





" kamar sebelah, luka di perutnya mengalami pendarahan dan mengharuskan dirawat. Daddy?"




" membalas apa yang Paris terima pada orang-orang itu"



.









.














#Kekeu
Aku tahu kita ga satu server, tapi aku harap kalian menghargai kary orang dengan baik

See you soon





Eiffel, Part Of My WayWhere stories live. Discover now