We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Hanya Selingkuhan

3K 99 32
                                        

🌷🌷🌷

Hallo..
Ini merupakan ceritaku yang ke-3
Masih dengan Jungkook-Aera tapi dengan universe yang berbeda

Ceritaku kali ini mungkin agak sedikit berat dari cerita-ceritaku sebelumnya

Tapi tetap ya, ciri khas Jingga adalah cerita penuh dengan kebucinan tiada tara 🤭

⚔️

Sudah tahu bagaimana caranya menghargai karya ini? Jika kalian suka lalu membacanya, tinggalkan jejak di sini karena ada banyak hal yang saya relakan sehingga naskah ini dapat kalian baca dengan percuma.

Silent readers adalah sosok paling egois di dunia literasi. Karena mereka hanya mau menerima tanpa memberi. Ini bukan perihal keikhlasan, melainkan caramu menghargai karya orang lain.

Naskah ini bukan hanya sekadar suara berisik dari kepalaku, tapi juga ide yang kukembangkan dengan bersusah payah.

Rate mature dan beberapa harsh words. Jika bacaan seperti ini bukan selera bacaanmu, maka jangan mampir kemari. Bijaklah dalam memilih bacaan!

1

.
.
.
.
.

Di salah satu Sekolah yang cukup terkenal di Seoul, sedang diadakan pertandingan basket antar kelas. Pertandingan menjadi cukup sengit karena kelas A dan kelas B memang terkenal sering bersaing dalam hal apapun dan berlomba untuk menjadi lebih unggul.

Ketika salah satu dari tim A kembali memasuki bola ke dalam ring yang membuat skor mereka lebih unggul satu poin dari tim B, terdengar bunyi sorakan keras dari dua kubu. Jika kelas A bersorak karena senang dengan kemenangan, kelas B bersorak karena kecewa sebab harus menerima kekalahan kali ini.

Ketika pertandingan telah usai, salah satu dari pemandu sorak berpakaian serba merah jambu dan berdandan cantik menghampiri salah satu pemain dari kelas A dengan berlari kecil dan memberikan sebotol air mineral dingin.

"Jungkook Oppa, selamat, ya. Aku sudah bisa menebak jika tim kalian akan menang. Ini untukmu," ucap Jung Hani, siswi paling cantik di sekolah dan merupakan siswi yang paling banyak disukai oleh para siswa termasuk teman-teman Jungkook.

Hani sedang menyerahkan sebotol air mineral pada Jungkook dengan senyuman manis yang membuat Taehyung dan Jimin saling menyikut di belakang Jungkook.

Jungkook sempat melihat di antara kerumunan siswa dan siswi di sana, ada seseorang yang sedang menatapnya dengan pandangan datar sembari melipat kedua tangan di depan dada kemudian berlalu pergi.

"Terima kasih," ujar Jungkook. Dia menerima sebotol air mineral yang diberikan oleh Hani kemudian berlalu pergi diikuti oleh teman-temannya.

Hani memasang wajah cemberut sambil menghentak-hentakan kaki ke lantai sambil menggerutu. Dia kesal karena Jungkook kembali mengabaikannya.

Sementara itu, Jungkook dan teman-temannya sedang berkumpul di ruang ganti. Mereka mengantri giliran untuk mandi lalu berganti pakaian menggunakan seragam sekolah.

"Kenapa buru-buru?" tanya Jimin saat melihat Jungkook memakai seragam dengan cepat sambil memeriksa penampilan di depan cermin.

Jungkook terus menata rambut sejak tadi, mencari posisi belahan rambut yang pas sehingga dirasa dia terlihat lebih tampan dengan sisiran jari seperti itu.

IF IT'S NOT YOU, IT'S NOT ANYONE Stories to obsess over. Discover now